Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Aceh, yang dipimpin Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, di Posko Hidrometeorologi Aceh, Rabu (24/12/2025). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Sekda Aceh M. Nasir menekankan agar Klaster Kesehatan bersinergi dengan klaster lain, khususnya dalam pemenuhan sanitasi dan kebutuhan dasar pengungsi, untuk mencegah penularan penyakit.
Selain sektor kesehatan, penanganan di bidang lain terus berlangsung. Basarnas masih mencari 31 korban hilang, sementara 740 dapur umum melayani 438.804 jiwa.
Distribusi air bersih telah mencapai 2,5 juta liter, dilengkapi 42 unit toilet portabel dan sumur bor di sejumlah titik rawan.
Di sektor pendidikan, 549 sekolah terdampak bencana, dengan 181 mengalami kerusakan berat.
Sedangkan sektor pertanian, sekitar 72 ribu hektare sawah di 18 kabupaten/kota rusak dan memerlukan penanganan segera.
Sekda Aceh menginstruksikan percepatan penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (R3P) dengan target 90 hari, menekankan sinkronisasi dan validasi data sebagai dasar mitigasi risiko dan pemulihan ekonomi Aceh ke depan.*