Gempa M6,7 Guncang Sulteng, BNPB Catat 1 Warga Tewas dan Ratusan Terdampak
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA — Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berhasil mengidentifikasi bakteri aktinomisetes dari tanah rhizosfer kunyit (Curcuma longa L.) yang memiliki potensi menghasilkan senyawa antikanker efektif terhadap sel kanker payudara.
Temuan ini diumumkan Selasa (17/2/2026) dan menjadi hasil kolaborasi dengan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dalam penelitian yang dipublikasikan di Journal of Applied Pharmaceutical Science Vol. 15 No. 3 (DOI: 10.7324/JAPS.2025.218990), tim peneliti mengisolasi tujuh bakteri aktinomisetes dari tanah perkebunan kunyit di Karanganyar, Jawa Tengah, dan menguji potensi antikankernya secara in vitro terhadap sel kanker payudara T47D.Baca Juga:
Aniska Novita Sari, peneliti BRIN sekaligus perwakilan tim, menyampaikan bahwa salah satu isolat, TC-ARCL7, menunjukkan aktivitas antikanker sangat kuat dengan nilai IC50 0,2 µg/ml, lebih rendah dibandingkan obat kemoterapi doxorubicin, kurkumin murni, maupun ekstrak etanol kunyit.
"Menariknya, isolat ini memiliki toksisitas rendah terhadap sel normal (Vero) sehingga indeks selektivitasnya tinggi. Ini menunjukkan bahwa potensi antikanker tidak selalu berasal langsung dari tanaman obat, namun mikroba di sekitarnya juga berpotensi sama," ujar Aniska.
Menurutnya, pendekatan ini dapat menjadi alternatif dalam pengembangan obat berbasis bahan alam dengan biaya produksi lebih efisien dan sumber daya yang berkelanjutan.
Secara molekuler, isolat TC-ARCL7 memiliki klaster gen biosintesis poliketida (PKS1 dan PKS2) yang berperan penting dalam produksi metabolit antikanker.
Analisis genetik menunjukkan bakteri ini dekat dengan Kitasatospora misakiensis dan Kitasatospora purpeofusca, yang dikenal mampu menghasilkan senyawa bioaktif farmasi.
Meski hasilnya menjanjikan, Aniska menegaskan penelitian ini masih tahap awal.
Tim BRIN berencana melanjutkan riset, termasuk pemurnian senyawa aktif, optimasi produksi metabolit, hingga uji pra-klinik sebelum dikembangkan menjadi kandidat obat antikanker baru yang aman dan efektif.
"Tujuan kami adalah menghasilkan obat berbasis mikroba yang bermanfaat bagi pasien kanker, sekaligus memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan," kata Aniska.*
(cb/ad)
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyampaikan adanya dugaan kejanggalan dalam salinan dokumen ijazah Presiden ke7 RI
POLITIK
Oleh Yakub F. IsmailDALAM beberapa bulan terakhir dunia benarbenar menghadapi badai perang yang begitu dahsyat dampaknya bagi seluruh send
OPINI
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan keterlibatan kepentingan politik dalam sejumlah aksi mahasiswa
POLITIK
MEDAN Seorang mahasiswa berinisial CS (25) asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ditangkap petugas di Bandara Internasional Kualanamu sete
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Rasyid Siddiq, S.H., CDRA., CPLA.DI atas mejameja kekuasaan, angkaangka ekonomi sering menjadi dasar pengambilan kebijakan. Pertumbu
OPINI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, meski pemerintah memberlakukan moratoriu
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan pemulihan di wilay
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan adanya keterlibatan aktor politik di balik aksi penolakan terha
POLITIK
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan dukungan kepada David Luther Lubis u
POLITIK