Sekda Aceh Buka Banda Aceh Experience, Gaungkan Investasi dan Hilirisasi Industri
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang diwakili Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir secara resmi membuka kegiatan Banda Aceh Experience
PEMERINTAHAN
ACEH TAMIANG — Asosiasi Instalasi Gas Medik Indonesia (AIGMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sistem instalasi gas medik kepada RSUD Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Bantuan tersebut ditujukan untuk memperkuat pemulihan layanan kesehatan pascabencana di wilayah tersebut.
Penyerahan donasi dilakukan dalam kegiatan serah terima program AIGMI Peduli yang berlangsung di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang.Baca Juga:
Acara tersebut dihadiri jajaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, perwakilan UPT Balai Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan (BPAFK) Jakarta dan Medan, pemerintah daerah, manajemen rumah sakit, serta pengurus dan anggota AIGMI dari berbagai wilayah di Indonesia.
Bantuan yang disalurkan bernilai sekitar Rp1,16 miliar.
Donasi itu merupakan hasil kolaborasi sejumlah perusahaan anggota AIGMI yang bergerak di bidang instalasi gas medik dan alat kesehatan.
.png)
Paket bantuan mencakup perbaikan instalasi jaringan gas medik serta penyediaan berbagai peralatan penting, di antaranya sistem sentral kompresor gas medik, sentral vakum medik, perbaikan sistem manifold oksigen dan N2O, perbaikan jaringan instalasi gas medik, serta puluhan unit flowmeter dan suction regulator.
Penempatan peralatan tersebut dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan pelayanan kesehatan di daerah terdampak bencana yang dilakukan Kementerian Kesehatan bersama pemerintah daerah dan pihak rumah sakit.
Ketua Umum AIGMI, Deviatri Syam, mengatakan instalasi gas medik merupakan salah satu infrastruktur vital dalam pelayanan rumah sakit karena berperan langsung dalam mendukung layanan medis di ruang ICU, ruang operasi, hingga instalasi gawat darurat.
"Proses pemulihan instalasi gas medik di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang telah kami lakukan sejak 15 Desember 2025 dan kini sudah berfungsi dengan baik," kata Deviatri.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu fasilitas kesehatan di Aceh Tamiang memberikan pelayanan medis yang lebih optimal, terutama dalam kondisi darurat maupun pelayanan yang membutuhkan dukungan sistem gas medik yang andal.
Kegiatan pemulihan fasilitas kesehatan ini juga melibatkan sejumlah asosiasi kesehatan lainnya, seperti ASPAKI, GAKESLAB Indonesia, HIPELKI, ALFAKES, dan GPFI.
Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, dr. Andika Putra, Sp.PD, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan AIGMI dan para anggotanya.
Menurut dia, sistem instalasi gas medik merupakan fasilitas penting dalam menunjang pelayanan medis rumah sakit.
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh AIGMI. Sistem instalasi gas medik ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat," ujarnya.
Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Lucia Rizka Andalusia, juga mengapresiasi kontribusi AIGMI dalam memperkuat fasilitas kesehatan di daerah terdampak bencana.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan asosiasi profesi menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan nasional, terutama dalam situasi pemulihan pascabencana.
"Kami mengapresiasi kepedulian AIGMI beserta seluruh anggotanya yang telah berkontribusi dalam mendukung pemenuhan fasilitas instalasi gas medik di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang pascabencana," kata Rizka.
Selain menyalurkan bantuan, AIGMI juga menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan dalam instalasi gas medik di fasilitas pelayanan kesehatan.
Menurut organisasi tersebut, instalasi gas medik merupakan sistem kritis yang berkaitan langsung dengan keselamatan pasien karena digunakan dalam berbagai layanan medis seperti terapi oksigen, perawatan intensif, hingga tindakan operasi.
AIGMI menilai instalasi gas medik bukan sekadar jaringan pipa atau peralatan teknis, melainkan bagian dari sistem penunjang hidup dalam pelayanan kesehatan modern.
Organisasi tersebut juga mendorong seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, asosiasi profesi, serta industri alat kesehatan, untuk memperkuat pengawasan dan standardisasi instalasi gas medik di Indonesia.
"K eselamatan pasien harus menjadi prioritas utama. Dengan penerapan standar instalasi gas medik yang baik, kita dapat memastikan sistem ini bekerja secara aman dan dapat diandalkan dalam mendukung pelayanan kesehatan di rumah sakit," ujar Deviatri.
Setelah prosesi serah terima donasi, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan ruang ICU dan ruang sentral instalasi gas medik di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, serta diakhiri dengan sesi foto bersama antara pihak rumah sakit, Kementerian Kesehatan, dan AIGMI.*
(ad)
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang diwakili Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir secara resmi membuka kegiatan Banda Aceh Experience
PEMERINTAHAN
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur&039an Nasional (MTQN) ke57 tingkat kabupaten yang digelar di
PEMERINTAHAN
ASAHAN Sebanyak 247 calon jemaah haji Kabupaten Asahan mengikuti pemeriksaan kebugaran jasmani sebagai bagian dari persiapan keberangkat
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang meninjau langsung sarana dan prasarana RSUD Kotapinang pada Seni
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim kembali bertemu dengan para pedagang Pasar Bahagia dalam forum dialog yang digelar
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyerahkan secara simbolis Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi d
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan bahwa kericuhan yang terjadi usai pelantikan pengurus Keluarga Alumni Kesatuan Aksi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah resmi menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Rancangan UndangUndang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU P
NASIONAL
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Bali akan mengalami hujan dengan intensit
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ak
NASIONAL