Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, melakukan silaturahmi dengan jajaran rumah sakit dan kepala puskesmas di wilayah Medan bagian Utara, Kamis (2/4). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Pernyataan tersebut disampaikannya setelah melakukan silaturahmi dengan jajaran rumah sakit dan kepala puskesmas di wilayah Medan bagian Utara, Kamis (2/4).
Zakiyuddin menilai keberadaan RSUD Bachtiar Djafar sangat strategis, mengingat lokasinya yang dekat dengan sejumlah kecamatan di Medan Utara, seperti Medan Belawan, Labuhan, Deli, dan Marelan.
"Kita berharap rumah sakit ini bisa menjadi ujung tombak pelayanankesehatan di Medan Utara," ungkapnya.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh RSUD Bachtiar Djafar saat ini adalah terbatasnya jumlah dokter spesialis.
Untuk itu, Pemko Medan berencana untuk mendorong pemerataan tenaga medis dengan membuka peluang kerja sama dengan dokter non-ASN melalui sistem kontrak.
"Kami harap dokter-dokter spesialis mau ikut berperan membantu masyarakat Medan Utara. Jika kekurangan tenaga medis dari internal, kami akan mengundang tenaga medis dari luar dengan sistem kontrak," jelas Zakiyuddin.
Dalam upaya tersebut, Pemko Medan juga telah berkoordinasi dengan RSUD Dr. Pirngadi, untuk mendukung penguatan layanan di RSUD Bachtiar Djafar, yang terletak di Jalan K.L Yos Sudarso, Km 18,5, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan.
Zakiyuddin menekankan bahwa keberadaan dokter spesialis yang menetap sangat penting untuk memastikan pelayanan yang optimal di rumah sakit tersebut.
"Kita harapkan dokter spesialis bisa menetap di Bachtiar Djafar. Jangan sampai dokter hanya datang dan pergi, karena hal itu akan mengganggu pelayanan. Idealnya, ada beberapa dokter dengan spesialisasi yang sama," ujarnya.
Zakiyuddin juga menyoroti bahwa beberapa fasilitas di RSUD Bachtiar Djafar, seperti ruang bedah, belum dapat dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan tenaga dokter spesialis.
"Ruang bedah ini sayang kalau tidak dimanfaatkan. Kami akan bicarakan dengan Wali Kota untuk memprioritaskan penempatan dokter bedah di sini," tambahnya.