BREAKING NEWS
Rabu, 22 Juli 2026

Pemerintah Aceh Usul Bentuk Badan Jaminan Kesehatan Sendiri agar Tak Lagi Bergantung pada BPJS, Ini Alasannya

T.Jamaluddin - Rabu, 22 Juli 2026 18:29 WIB
Pemerintah Aceh Usul Bentuk Badan Jaminan Kesehatan Sendiri agar Tak Lagi Bergantung pada BPJS, Ini Alasannya
Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Aceh untuk menyerap aspirasi terkait pelayanan kesehatan dan ketenagakerjaan di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Rabu, 22 Juli 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kunjungan kerja tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Muhammad Yahya Zaini.

Hadir pula sejumlah mitra kerja Komisi IX di Aceh, di antaranya BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Badan Gizi Nasional (BGN), serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Masing-masing lembaga memaparkan program yang telah dijalankan di Aceh beserta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Muhammad Yahya Zaini mengatakan kunjungan kerja ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi pelayanan kesehatan dan ketenagakerjaan di Aceh.

"Kami ingin mengetahui bagaimana pelayanan Pemerintah Aceh, khususnya di bidang kesehatan dan tenaga kerja," ujar Yahya.

Dalam kesempatan itu, Yahya mengapresiasi komitmen Pemerintah Aceh yang tetap memprioritaskan pelayanan kesehatan meski dana transfer ke daerah (TKD) mengalami penurunan.

Namun, menurutnya masih ada sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama.

Beberapa di antaranya adalah angka kematian bayi yang masih berada di atas target, belum optimalnya pemanfaatan rumah sakit regional, serta perlunya penguatan program percepatan penurunan stunting.

Komisi IX DPR RI juga mendorong Kementerian Kesehatan untuk memberikan dukungan sesuai kemampuan pemerintah pusat agar fungsi rumah sakit regional di Aceh semakin optimal.

Selain itu, persoalan cakupan imunisasi turut menjadi perhatian.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, sebanyak 93,5 persen kasus campak di Aceh terjadi pada anak yang belum menerima imunisasi campak.

"Ini patut menjadi perhatian Kementerian Kesehatan dan semua pihak," kata Yahya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kisah Inspiratif Muhammad Maulana, Putra Ketua PWM Aceh yang Lulus S2 UGM Cumlaude
Resmi Pimpin BGN, Sudaryono: Tegaskan Zero Tolerance Korupsi, Bantah Punya Dapur MBG, Minta Publik Laporkan Pihak yang Catut Namanya
Zulhas: Pemerintah Bangun Budi Daya Ikan di 40 Ribu Desa, Targetkan Indonesia Jadi Raja Ekspor Protein
Jembatan Tanjung Horbo di Waterfront City Pangururan Amblas, Bupati Samosir Turun Tangan
Pemprov Sumut Bangun Ruang Kelas Baru di SMK Kepulauan Nias, Ini Pesan Wagub Surya
KPK Periksa Sejumlah Kepala OPD Langkat Terkait Kasus Suap Proyek dan Gratifikasi Bupati Ondim
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru