Kaesang vs Puan di Jateng V, Siapa Lebih Kuat: Pengaruh Jokowi atau Mesin PDIP?
JAKARTA Pengamat politik Arifki Chaniago menilai keputusan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep untuk maju dan
POLITIK
JAKARTA - Jengkol dikenal sebagai salah satu bahan makanan dengan cita rasa khas yang digemari banyak orang.
Namun, aroma yang menyengat dan teksturnya yang keras membuat sebagian orang enggan mengolahnya sendiri di rumah.
Padahal, dengan teknik pengolahan yang tepat, jengkol bisa menjadi lebih empuk sekaligus mengurangi aroma khasnya.Baca Juga:
Proses tersebut dapat dimulai sejak pemilihan bahan hingga tahap memasak.
Berikut cara merebus jengkol agar cepat empuk dan tidak terlalu bau.
1. Pilih jengkol yang sudah tua
Langkah pertama adalah memilih jengkol berkualitas.
Jengkol tua umumnya memiliki daging berwarna kuning keputihan dengan tekstur yang lebih keras.
Jengkol yang sudah tua dinilai lebih mudah empuk ketika dimasak.
Aroma menyengatnya juga dapat dikurangi melalui proses perebusan dan pengolahan yang tepat.
2. Kupas dan bersihkan jengkol
Setelah dipilih, kupas jengkol hingga bersih.
Pastikan selaput tipis yang masih menempel pada biji juga dibersihkan.
Sisa kulit atau selaput dapat memengaruhi rasa jengkol.
Karena itu, proses pembersihan perlu dilakukan secara menyeluruh sebelum jengkol direbus.
3. Rendam sebelum direbus
Jengkol dapat direndam selama beberapa jam atau semalaman sebelum dimasak.
Air bersih dapat digunakan untuk proses perendaman.
Sebagian orang juga menggunakan air kapur sirih.
Perendaman dilakukan untuk membantu mengurangi aroma khas serta rasa pahit pada jengkol.
4. Rebus bersama bahan alami
Saat merebus jengkol, beberapa bahan alami dapat ditambahkan ke dalam air.
Daun salam, daun jeruk purut, atau daun jambu biji merupakan bahan yang kerap digunakan untuk membantu mengurangi aroma menyengat.
Jengkol kemudian direbus hingga teksturnya mulai lunak.
5. Tambahkan kopi bubuk
Kopi bubuk juga sering digunakan dalam proses perebusan jengkol.
Sekitar satu sendok makan kopi bubuk dapat ditambahkan ke dalam air rebusan.
Kopi dipercaya dapat membantu menyamarkan aroma khas jengkol.
Setelah selesai direbus, jengkol sebaiknya dibilas kembali dengan air bersih sebelum dimasak menggunakan bumbu.
6. Pipihkan jengkol
Setelah jengkol matang dan cukup empuk, bijinya dapat dipipihkan menggunakan ulekan atau alat penumbuk.
Selain membuat teksturnya lebih mudah dikunyah, jengkol yang dipipihkan juga memungkinkan bumbu lebih mudah meresap ke bagian dalam.
7. Masak menggunakan api kecil
Tahap selanjutnya adalah memasak jengkol bersama bumbu dengan api kecil.
Tambahkan air secukupnya agar proses pemasakan berlangsung perlahan.
Memasak dengan api kecil membantu bumbu meresap sekaligus membuat tekstur jengkol semakin empuk.
Dengan beberapa langkah tersebut, jengkol dapat diolah menjadi berbagai hidangan seperti semur jengkol, jengkol balado, maupun masakan berbumbu lainnya.
Namun, perlu diingat bahwa jengkol tetap sebaiknya dikonsumsi secara wajar.
Pengolahan yang tepat dapat membantu menghasilkan makanan yang lebih lezat, tetapi tidak menghilangkan seluruh aroma khas jengkol.* (cn/ad)
JAKARTA Pengamat politik Arifki Chaniago menilai keputusan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep untuk maju dan
POLITIK
JAKARTA Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai munculnya sejumlah nama kepala daerah dalam berbagai su
POLITIK
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang turun langsung meninjau pembangunan jalan semenisasi s
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., mengunjungi Pesantren Darul Falah di Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumate
PENDIDIKAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhamm
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama masyarakat mengikuti kegiatan Batu Bara Bersholawat Jilid III yang digelar Majelis Peci
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., bersama Anggota Komisi II DPR RI Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Ta
PEMERINTAHAN
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mendorong Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menambah kuota penerimaan calon praja asal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengamat politik Ray Rangkuti kembali mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa delapan saksi untuk mendalami konstruksi perkara dugaan tindak pidana korupsi berup
HUKUM DAN KRIMINAL