BREAKING NEWS
Minggu, 09 Agustus 2026

Cara Merebus Jengkol agar Cepat Empuk dan Tidak Bau, Simak 7 Langkahnya!

Administrator - Minggu, 09 Agustus 2026 08:50 WIB
Cara Merebus Jengkol agar Cepat Empuk dan Tidak Bau, Simak 7 Langkahnya!
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Jengkol dikenal sebagai salah satu bahan makanan dengan cita rasa khas yang digemari banyak orang.

Namun, aroma yang menyengat dan teksturnya yang keras membuat sebagian orang enggan mengolahnya sendiri di rumah.

Padahal, dengan teknik pengolahan yang tepat, jengkol bisa menjadi lebih empuk sekaligus mengurangi aroma khasnya.

Baca Juga:

Proses tersebut dapat dimulai sejak pemilihan bahan hingga tahap memasak.

Berikut cara merebus jengkol agar cepat empuk dan tidak terlalu bau.

1. Pilih jengkol yang sudah tua

Langkah pertama adalah memilih jengkol berkualitas.

Jengkol tua umumnya memiliki daging berwarna kuning keputihan dengan tekstur yang lebih keras.

Jengkol yang sudah tua dinilai lebih mudah empuk ketika dimasak.

Aroma menyengatnya juga dapat dikurangi melalui proses perebusan dan pengolahan yang tepat.

2. Kupas dan bersihkan jengkol

Setelah dipilih, kupas jengkol hingga bersih.

Pastikan selaput tipis yang masih menempel pada biji juga dibersihkan.

Sisa kulit atau selaput dapat memengaruhi rasa jengkol.

Karena itu, proses pembersihan perlu dilakukan secara menyeluruh sebelum jengkol direbus.

3. Rendam sebelum direbus

Jengkol dapat direndam selama beberapa jam atau semalaman sebelum dimasak.

Air bersih dapat digunakan untuk proses perendaman.

Sebagian orang juga menggunakan air kapur sirih.

Perendaman dilakukan untuk membantu mengurangi aroma khas serta rasa pahit pada jengkol.

4. Rebus bersama bahan alami

Saat merebus jengkol, beberapa bahan alami dapat ditambahkan ke dalam air.

Daun salam, daun jeruk purut, atau daun jambu biji merupakan bahan yang kerap digunakan untuk membantu mengurangi aroma menyengat.

Jengkol kemudian direbus hingga teksturnya mulai lunak.

5. Tambahkan kopi bubuk

Kopi bubuk juga sering digunakan dalam proses perebusan jengkol.

Sekitar satu sendok makan kopi bubuk dapat ditambahkan ke dalam air rebusan.

Kopi dipercaya dapat membantu menyamarkan aroma khas jengkol.

Setelah selesai direbus, jengkol sebaiknya dibilas kembali dengan air bersih sebelum dimasak menggunakan bumbu.

6. Pipihkan jengkol

Setelah jengkol matang dan cukup empuk, bijinya dapat dipipihkan menggunakan ulekan atau alat penumbuk.

Selain membuat teksturnya lebih mudah dikunyah, jengkol yang dipipihkan juga memungkinkan bumbu lebih mudah meresap ke bagian dalam.

7. Masak menggunakan api kecil

Tahap selanjutnya adalah memasak jengkol bersama bumbu dengan api kecil.

Tambahkan air secukupnya agar proses pemasakan berlangsung perlahan.

Memasak dengan api kecil membantu bumbu meresap sekaligus membuat tekstur jengkol semakin empuk.

Dengan beberapa langkah tersebut, jengkol dapat diolah menjadi berbagai hidangan seperti semur jengkol, jengkol balado, maupun masakan berbumbu lainnya.

Namun, perlu diingat bahwa jengkol tetap sebaiknya dikonsumsi secara wajar.

Pengolahan yang tepat dapat membantu menghasilkan makanan yang lebih lezat, tetapi tidak menghilangkan seluruh aroma khas jengkol.* (cn/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
2 Tahun Simpan Luka, Korban Kecelakaan Kerja di Riau Kini Perjuangkan Hak
Siswa Dilarang Bawa Pulang Makanan MBG, Ini Penjelasan Kepala BGN
Jangan Berlebihan! 5 Jenis Makanan Ini Diam-Diam Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuhmu
Daun Ubi Tumbuk Jadi Primadona Rakernas APEKSI XVIII, Airin Rico Waas Kenalkan Kuliner Khas Medan ke Seluruh Indonesia
Jelang Demo 1 Juli soal MBG dan Koperasi Merah Putih, Zulhas: Ayo Dialog, Tapi Jangan Diusir
Makan Telur Tiap Hari Aman atau Berbahaya? Ini Penjelasan Ahli Gizi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru