BREAKING NEWS
Kamis, 10 September 2026

Darurat MBG di Pati! 231 Siswa Tumbang Massal, SPPG Gembong 1 Langsung Disegel

Adelia Syafitri - Rabu, 09 September 2026 16:58 WIB
Darurat MBG di Pati! 231 Siswa Tumbang Massal, SPPG Gembong 1 Langsung Disegel
231 Siswa Pati Diduga Keracunan MBG, SPPG Gembong 1 Ditutup Sementara. (Foto: Istimewa/afu)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PATI - Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong 1, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dihentikan sementara setelah sedikitnya 231 siswa mengalami keluhan kesehatan usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penutupan SPPG dilakukan sebagai langkah awal untuk mencegah munculnya korban baru. Sementara itu, sampel makanan MBG yang dikonsumsi para siswa telah dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk menjalani pemeriksaan laboratorium.

Keluhan kesehatan mulai dirasakan para siswa sejak Selasa (8/9/2026) malam setelah menyantap makanan MBG. Gejala yang dilaporkan antara lain pusing, mual, mulas, diare, dan gangguan pencernaan hingga Rabu (9/9/2026).

Baca Juga:

Dua sekolah dengan jumlah siswa terdampak terbanyak yakni MTsN 3 Pati sebanyak 127 siswa dan SMPN 1 Gembong sebanyak 103 siswa. Selain itu, satu siswa dari MTs Mambaul Ulum juga dilaporkan mengalami keluhan serupa.

Puluhan ambulans dikerahkan untuk membawa para siswa ke sejumlah fasilitas kesehatan. Banyaknya pasien yang datang hampir bersamaan membuat fasilitas kesehatan di Kecamatan Gembong harus menangani pasien dalam jumlah besar.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 92 siswa mendapat penanganan di Puskesmas Gembong. Enam siswa di antaranya menjalani rawat inap, sedangkan 86 siswa mendapat perawatan jalan.

Sebanyak 98 siswa lainnya ditangani di RSUD RAA Soewondo Pati. Sementara 41 siswa dibawa ke RS Mitra Bangsa, dengan lima di antaranya menjalani rawat inap dan 36 lainnya mendapat penanganan rawat jalan.

Ketua Satgas MBG Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah penanganan, termasuk mengerahkan ambulans untuk membantu evakuasi para siswa.

"Kami mengirimkan ambulans dan dari Polres sudah mengirimkan dokter," ujar Chandra.

Menurut Chandra, penanganan para siswa dilakukan bersama Dinas Kesehatan dan sejumlah pihak terkait. Tim juga masih berada di lokasi untuk memantau kondisi para siswa.

Satgas MBG Pati juga akan melakukan pengecekan terhadap seluruh SPPG di Kabupaten Pati sebagai bagian dari upaya mitigasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

"Satgas mengecek semua kondisi SPPG di Kabupaten Pati. Satgas akan keliling nanti. Mitigasi supaya masalah-masalah tidak terjadi lagi," kata Chandra.

Untuk mengetahui sumber keluhan kesehatan yang dialami para siswa, sampel makanan MBG telah dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk diperiksa di laboratorium.

"Biasanya penanganannya, sampelnya itu kita kirim ke Dinas Kesehatan Provinsi untuk dilabkan, masalahnya di mana," ujarnya.

Chandra menegaskan SPPG Gembong 1 ditutup sementara sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

"Iya, pastinya ditutup sementara dulu, Mas, sambil nunggu hasil labnya," tegasnya.

Hasil uji laboratorium nantinya menjadi dasar pemerintah untuk menentukan langkah berikutnya, termasuk terkait operasional SPPG Gembong 1 dan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Pati.

Sampai saat ini, belum dapat dipastikan bahwa makanan MBG menjadi penyebab keluhan kesehatan yang dialami para siswa. Pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebabnya.

Kondisi para siswa yang menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan juga terus dipantau oleh petugas medis.* (k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Korban MBG Karo Amnesia dan Sempat Kejang, LBH Medan Desak Prabowo dan Sudaryono Stop Program
Udang Pahit & Tahu Basi! Puluhan Siswa-Guru SDN 2 Kanigoro Madiun Keracunan Massal MBG
Horor Keracunan MBG di Karo: Korban Alami Amnesia, DPR Desak BGN Tanggung Biaya Pemulihan
Belum Jelas Penyebabnya, Bobby Nasution Buka Opsi Pengobatan Tradisional untuk Siswa Keracunan MBG di Karo
Konflik DPRD dan Bupati Tapteng Memanas, Mendagri Tito Turunkan Tim untuk Mediasi
Siswi Korban Dugaan Keracunan MBG Disebut Alami Gangguan Ingatan, KPPG Medan: Kini Bisa Berkomunikasi Baik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru