BREAKING NEWS
Sabtu, 19 September 2026

Imbas Marak Keracunan MBG di Sumut, Dinkes Siantar Perketat Dapur SPPG dan Juru Masak

Nurul - Sabtu, 19 September 2026 11:26 WIB
Imbas Marak Keracunan MBG di Sumut, Dinkes Siantar Perketat Dapur SPPG dan Juru Masak
Saat Salah Satu Siswa MTs Negeri 2 Kisaran Saat Dirawat Di RSUD H AMS Kisaran, Senin (14/9/2026). (Foto: suaralira)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PEMATANGSIANTAR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pematangsiantar memperketat pengawasan terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di sejumlah daerah, termasuk Asahan dan Karo. Pengawasan difokuskan pada kebersihan dapur serta penerapan keamanan pangan oleh para pekerja.

Kepala Dinkes Pematangsiantar Urat H Simanjuntak mengatakan pihaknya meningkatkan pembinaan dan pengawasan dengan turun langsung ke lapangan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh dapur SPPG menjalankan standar kebersihan secara konsisten.

"Kami fokus pada pembinaan dan pengawasan yang rutin ke tiap SPPG di Pematangsiantar," kata Urat, Sabtu (19/9/2026).

Baca Juga:

Menurut Urat, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kebersihan dapur dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) oleh para juru masak setiap hari.

Dia mengatakan pergantian pekerja di dapur SPPG juga menjadi tantangan dalam menjaga standar keamanan pangan. Pekerja baru yang belum memiliki sertifikasi harus mendapatkan pelatihan agar memahami prosedur pengolahan makanan yang aman.

"Pegawai SPPG ini kan sering berganti-ganti. Makanya, setiap ada pekerja baru yang belum punya sertifikasi, langsung kami minta ikut pelatihan ulang soal keamanan pangan," tegasnya.

Selain kebersihan personel, Dinkes Pematangsiantar juga melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan penyediaan makanan. Pemeriksaan mencakup proses pengolahan, pemilihan bahan baku hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.

Langkah tersebut dilakukan untuk menekan risiko kontaminasi makanan dan memastikan standar keamanan pangan diterapkan sejak bahan baku diterima hingga makanan disalurkan.

Pengawasan diperketat menyusul sejumlah kasus dugaan keracunan MBG yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera Utara. Sebelumnya, puluhan siswa di MTs Negeri 2 Kisaran, Kabupaten Asahan, dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG.

Kasus serupa juga terjadi di Kabupaten Karo yang melibatkan ratusan siswa. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah meningkatkan pengawasan terhadap penyediaan dan distribusi makanan MBG.

Dinkes Pematangsiantar memastikan pengawasan terhadap SPPG akan dilakukan secara rutin. Pemerintah daerah juga meminta pengelola dan pekerja dapur menjaga standar kebersihan serta keamanan pangan dalam setiap proses penyediaan makanan.* (mi/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Puluhan Siswa dari Empat Sekolah di Galang Diduga Keracunan MBG, Dinkes Deli Serdang Periksa Sampel Makanan
Buntut Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Masuk IGD, DPRD Asahan Minta Program MBG Dievaluasi Total
Jaga Kualitas MBG dan Kendalikan Harga Pangan, TPID Sumut Perkuat Tata Kelola SPPG
Usai Konsumsi MBG, 38 Siswa dari 4 SD di Galang Alami Sakit Perut dan Muntah
Ketua DPRD Karo Datangi BGN di Jakarta, Tuntut Kompensasi untuk Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG
Bripda SAS Diamankan Warga Bersama Wanita di Mobil, Propam Tanjungbalai Lakukan Pemeriksaan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru