BREAKING NEWS
Kamis, 22 Oktober 2026

Kena Kendala Server Kemenkes, Pemprov Sumut Tetap Genjot Cek Kesehatan Gratis untuk Jutaan Warga

Abyadi Siregar - Kamis, 22 Oktober 2026 17:10 WIB
Kena Kendala Server Kemenkes, Pemprov Sumut Tetap Genjot Cek Kesehatan Gratis untuk Jutaan Warga
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sumut, Hery Valona Bonatua Ambarita, dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di lobi Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Kamis (22/10/2026). (Foto: Alexander AP Siahaan/Di
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menargetkan cakupan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencapai 46 persen hingga akhir Desember 2026. Dinas Kesehatan Sumut terus mempercepat pelaksanaan program tersebut di 33 kabupaten/kota, meski masih menghadapi kendala teknis dalam penginputan data ke aplikasi nasional.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sumut, Hery Valona Bonatua Ambarita, mengatakan capaian CKG yang tercatat dalam sistem per 22 Oktober 2026 telah mencapai 32,81 persen atau lebih dari 5 juta orang.

Hal itu disampaikan Hery dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di lobi Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga:

Menurut Hery, angka capaian tersebut terus bergerak seiring dengan pembaruan data dari kabupaten/kota melalui Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK). Ia memperkirakan capaian berdasarkan penghitungan manual di lapangan berpotensi lebih tinggi daripada angka yang telah masuk ke sistem nasional.

Hery menjelaskan, salah satu kendala yang dihadapi adalah gangguan jaringan dan pemeliharaan aplikasi yang dikelola secara terpusat oleh Kementerian Kesehatan.

"Semua aplikasi kita dikendalikan oleh Kementerian Kesehatan, jadi kita hanya penginputan. Begitu ada masalah jaringan atau aplikasi kendala, contohnya dua bulan terakhir ini paling hanya 4 hari terbuka dalam sebulan, selebihnya maintenance karena aplikasi ini digunakan seluruh Indonesia, 38 provinsi," paparnya.

Meski menghadapi hambatan teknis, Dinas Kesehatan Sumut optimistis target cakupan 46 persen dapat tercapai pada 31 Desember 2026. Optimisme tersebut didasarkan pada tren peningkatan capaian program setiap pekan.

"Dengan sisa waktu yang ada, kenaikan kita per minggu jika dibandingkan capaian bulanan, maka kami optimistis Sumatera Utara akan mencapai 46% sampai tanggal 31 Desember nanti," tegas Hery.

Hery juga menjelaskan bahwa CKG merupakan layanan skrining awal untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat dan mendeteksi faktor risiko penyakit. Pemeriksaan mencakup hingga 18 parameter, menyesuaikan kelompok usia dan faktor risiko peserta.

Apabila hasil skrining menunjukkan indikasi masalah kesehatan, peserta tidak langsung dirujuk ke rumah sakit. Mereka terlebih dahulu diarahkan ke puskesmas untuk menjalani pemeriksaan dasar dan memperoleh penanganan sesuai kebutuhan.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan perlunya penanganan dokter spesialis, pasien dapat dirujuk ke rumah sakit umum daerah (RSUD).

Pemprov Sumut mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan CKG yang tersedia di puskesmas maupun pos pelayanan terdekat. Pemeriksaan sejak dini diharapkan membantu menemukan potensi penyakit sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pertarungan Sengit di Padangsidimpuan: GLORY 99 FC vs Putra Mandiri FC Berakhir 3-2
Proyek Gagal: Kebocoran Atap GOR Futsal PON Sumut Ungkap Dugaan Korupsi dan Nepotisme
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru