BREAKING NEWS
Rabu, 04 Maret 2026

Presiden Kenya Pecat Hampir Seluruh Kabinet, Hanya Sisakan Menlu

BITVonline.com - Jumat, 12 Juli 2024 06:49 WIB
Presiden Kenya Pecat Hampir Seluruh Kabinet, Hanya Sisakan Menlu
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KENYA -Krisis politik melanda Kenya setelah Presiden William Ruto mengumumkan pemecatan hampir seluruh kabinet pada Kamis (11/7), dengan hanya Menlu Kenya yang selamat dari gelombang pemecatan massal ini. Keputusan drastis ini datang sebagai respons terhadap gelombang protes yang melanda negara itu, dipicu oleh rencana kontroversial untuk kenaikan pajak yang dikecam luas oleh masyarakat.

Demonstrasi besar yang dipimpin oleh kelompok muda memuncak dalam aksi kekerasan yang mengguncang Kenya. Apa yang awalnya dimulai sebagai unjuk rasa damai, berubah menjadi konfrontasi mematikan antara demonstran dan kepolisian. Berdasarkan laporan terbaru, setidaknya 39 warga Kenya tewas dalam bentrokan ini, dengan situasi semakin tegang ketika para demonstran menyerbu gedung parlemen dalam upaya keras menolak rencana kenaikan pajak yang mereka anggap merugikan.

Presiden Ruto menyampaikan pengumuman pemecatan melalui siaran langsung televisi, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk mengembalikan ketertiban di negara tersebut. “Saya akan segera terlibat dalam komunikasi yang luas dengan berbagai sektor dan formasi politik Kenya serta rakyat Kenya, baik dari sektor swasta maupun publik,” ujar Ruto dalam pernyataannya, sebagaimana dilaporkan oleh The Guardian. Tujuan utamanya adalah menciptakan pemerintahan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.

Selain itu, Presiden Ruto juga menegaskan bahwa pemecatan ini mencakup posisi Jaksa Agung, meskipun kantor kepresidenan tetap tidak terpengaruh oleh restrukturisasi kabinet yang drastis ini.

Reaksi terhadap pemecatan massal ini beragam. Sejumlah aktivis anti-korupsi, seperti John Githongo, menyambut baik langkah ini sebagai respons atas tuntutan masyarakat akan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan. “Kami telah melihat bagaimana masalah besar terkait korupsi tidak ditangani secara serius oleh beberapa menteri,” ucap Githongo, sambil berharap bahwa perubahan ini dapat membawa keadaan lebih kondusif setidaknya untuk sementara waktu.

Kondisi politik di Kenya saat ini memasuki fase kritis, di mana stabilitas politik dan ekonomi negara menjadi sorotan utama. Dengan harapan bahwa langkah-langkah reformasi ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat, langkah selanjutnya Presiden Ruto akan menjadi penentu arah masa depan Kenya dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru