Medan Siaga Banjir, BPBD Kerahkan 53 Personel Antisipasi Hujan Ekstrem
MEDAN Pemerintah Kota Medan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir menjelang puncak musim hujan yang diprediksi berlangsung
PEMERINTAHAN
AS -Pada akhir pekan perdagangan yang lalu, Saham Trump Media & Technology Group (TMTG) mengalami penurunan drastis yang mencerminkan ketidakpastian investor terhadap prospek perusahaan tersebut. Penutupan yang melonjak ini terjadi pasca debat sengit antara mantan Presiden AS Donald Trump dari Partai Republik dan Presiden petahana Joe Biden, yang dianggap mempengaruhi sentimen pasar secara signifikan.
Trump Media & Technology Group, yang dikenal atas kepemilikan platform media sosial Truth Social, telah menjadi sorotan terutama di kalangan investor ritel. Namun, fluktuasi harga sahamnya yang signifikan sepanjang tahun menunjukkan volatilitas yang tinggi, sering kali didorong oleh spekulasi daripada fundamental perusahaan yang kuat.
Menurut analis senior Ipek Ozkardeskaya dari Swissquote Bank, “Secara fundamental, tidak banyak yang mendukung Trump Media & Technology Group. Tindakan yang terlihat mayoritas bersifat spekulatif.”
Saham TMTG melonjak dalam volume perdagangan yang tinggi pasca debat capres AS, dengan investor merespons secara positif terhadap performa Trump dalam debat. Namun, kenaikan tersebut tidak dapat dipertahankan, dan saham tersebut akhirnya mengalami penurunan 6% dalam penutupan perdagangan.
Pertengahan bulan ini, saham TMTG kembali berada di bawah tekanan setelah mantan Presiden Trump dinyatakan bersalah dalam kasus pemalsuan dokumen. Hal ini semakin menambah ketidakpastian di sekitar prospek perusahaan tersebut di pasar modal.
Truth Social, platform media sosial yang dimiliki TMTG, melaporkan pendapatan kuartalan sebesar US$770.500 dengan kerugian operasional yang signifikan, mencapai US$12,1 juta. Meskipun demikian, valuasi perusahaan tetap tinggi, mencapai US$6,7 miliar pada periode terakhir.
Investor ritel terus menjadi pembeli netto saham TMTG, dengan jumlah pembelian melebihi penjualan sebesar rasio 1,6 pada tengah hari.
Saat ini, Donald Trump masih memegang 64,9% saham TMTG, yang saat ini bernilai sekitar US$4,2 miliar berdasarkan data terbaru.
Kondisi ini mencerminkan kompleksitas di pasar saham AS, di mana sentimen politik dan pergerakan harga saham sering kali saling terkait, mempengaruhi pilihan investor dan arah pasar ke depannya.
(N/014)
MEDAN Pemerintah Kota Medan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir menjelang puncak musim hujan yang diprediksi berlangsung
PEMERINTAHAN
MEDAN Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, mengapresiasi dukungan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution terhadap pengembangan
OLAHRAGA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dipe
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 secara virtual dari Command Center, Kanto
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong perubahan strategi penanggulangan kemiskinan di Kota Medan. Pemerintah tidak cu
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan mulai mengembangkan Pasar Petisah melalui pembangunan Block Petisah, sebuah kawasan pasar kreatif yang mengg
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mengancam akan memecat oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang terbukti terlibat dalam dugaan k
PEMERINTAHAN
LANGKAT Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Langkat dan Kota Binjai, Sumatera Utara, pada Senin, 12 Oktober 2026. Di Kabupaten
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat akses pelayanan hukum hingga tingkat desa dan kelurahan melalui pening
PEMERINTAHAN
MEDAN Polrestabes Medan menangkap empat pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan atau begal di sejumlah wilayah Sum
HUKUM DAN KRIMINAL