Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN — Wali Kota Medan Rico Waas mengancam akan memecat oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang terbukti terlibat dalam dugaan kenaikan setoran parkir saat acara Car Free Night (CFN) di kawasan Kesawan.
Ancaman tersebut disampaikan setelah video seorang warga yang mengeluhkan kenaikan tarif parkir viral di media sosial.
Rico menegaskan, setiap personel Dishub yang terbukti bermain-main dalam pengelolaan parkir akan dikenai sanksi tegas.
Baca Juga:
Ia bahkan membuka kemungkinan pemecatan jika ditemukan pelanggaran.
"Ya kalau misal bermain-main dia, apalagi dari Dishub sendiri tentu sanksinya sanksi berat bagi saya. Ya kalau perlu kita pecat, kalau dia bermain-main," ujar Rico saat diwawancarai, Senin (12/10/2026).
Rico mengatakan, sanksi tidak hanya berlaku bagi petugas di lapangan, tetapi juga personel Dishub apabila terbukti terlibat dalam praktik yang melanggar ketentuan.
"Kita sudah tetapkan aturan. Kalau misalnya dari personel Dishub kita misalnya bermain-main di situ pasti kita sanksi tegas, enggak main-main," ungkapnya.
Politikus Partai NasDem itu menjelaskan, tarif retribusi parkir di Kota Medan telah ditetapkan melalui peraturan daerah (Perda).
Karena itu, tarif yang dipungut dari masyarakat tidak boleh melebihi ketentuan yang berlaku.
Rico memastikan, pemerintah kota sedang memeriksa dugaan kenaikan tarif parkir dalam kegiatan CFN tersebut.
"Sedang periksa (terkait kejadian di video), intinya tarif parkir itu semuanya standar, sudah kita tetapkan di 2.000 untuk sepeda motor dan 4.000 untuk mobil, tidak boleh lebih dari itu. Siapa yang bermain-main, ada oknum terutama di Dishub, apabila ada yang bermain-main tentu akan kami tindak tegas betul," pungkasnya.
Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan warga mengeluhkan kenaikan tarif parkir saat pelaksanaan Car Free Night di kawasan Kesawan, Kota Medan, viral di media sosial.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.