Memuja Perang, Merindukan Perdamaian: Si Vis Pacem Para Bellum
OlehFebryanto SilabanJIKA kau mendambakan perdamaian, bersiaplah untuk perang. Kalimat itu bergema di ruang bioskop yang gelap saat John
OPINI
JAKARTA -Pada forum The International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue 2024 di Singapura, Presiden RI terpilih Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian ke wilayah Gaza, Palestina. Pernyataan tersebut mengemuka sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian di tingkat global.
Dalam pidato khususnya, Prabowo menekankan bahwa menjaga perdamaian merupakan salah satu tujuan utama dari keterlibatan Indonesia dalam forum internasional. Ia memandang bahwa melalui dialog dan kerja sama, tujuan-tujuan tersebut dapat tercapai. Komitmen Indonesia dalam memperjuangkan perdamaian dan stabilitas global menjadi sorotan dalam konteks partisipasi aktifnya dalam upaya perdamaian di Gaza.
Respons atas pernyataan Prabowo tidak hanya datang dari internal, tetapi juga dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) sendiri. Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal Nugraha Gumilar, menyatakan kesiapan TNI untuk melaksanakan operasi perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), di mana pun dan kapan pun diperlukan. Hal ini mencerminkan komitmen TNI untuk mendukung kebijakan luar negeri Indonesia dalam mewujudkan perdamaian global.
Namun, pernyataan Prabowo juga membawa sorotan terhadap konflik di Gaza, Palestina. Ia menyoroti tindakan Israel yang telah menargetkan warga sipil yang tengah mengungsi di Rafah, yang telah mengorbankan anak-anak, perempuan, dan warga tak bersenjata. Dalam konteks ini, Prabowo menegaskan perlunya investigasi menyeluruh atas insiden tersebut, serta menyerukan solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian yang langgeng bagi Israel dan Palestina.
Keputusan Indonesia untuk turut serta dalam menjaga perdamaian di Gaza merupakan langkah strategis dalam diplomasi internasional. Melalui partisipasi aktif ini, Indonesia tidak hanya menegaskan peran dan identitasnya sebagai negara yang memperjuangkan perdamaian, tetapi juga menunjukkan komitmen konkretnya dalam menjaga stabilitas dan keamanan dunia.
(N/014)
OlehFebryanto SilabanJIKA kau mendambakan perdamaian, bersiaplah untuk perang. Kalimat itu bergema di ruang bioskop yang gelap saat John
OPINI
MEDAN Malam Lailatul Qadar selalu dinantikan umat Islam setiap sepuluh malam terakhir Ramadan. Salah satu amalan yang identik dengan malam
AGAMA
BINJAI Dewan Pimpinan Wilayah Jam&039iyah Batak Muslim Indonesia (DPW JBMI) Sumatera Utara menggelar kegiatan safari Ramadan bersama Dew
NASIONAL
BANDA ACEH Keluarga besar SMA Negeri 7 Banda Aceh menggelar aksi sosial dan buka puasa bersama sebagai bentuk kepedulian di bulan suci Ram
NASIONAL
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Bali akan mengalami hujan ringan pada Ra
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berpo
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah Jawa Barat akan mengalami hujan ringan pada
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah DKI Jakarta akan mengalami hujan ringan
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah Aceh akan mengalami hujan ringan pada Rabu, 11 Ma
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Utara akan mengalami hujan ringan
NASIONAL