Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho: Kami Kecewa, Suporter Lebih Kecewa
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA -Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, menghadirkan suara lantang terkait tragedi kemanusiaan yang memilukan di Palestina, khususnya di wilayah Gaza dan Tepi Barat. Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/2024), Gus Yahya memperjuangkan hak umat Islam untuk beribadah di Masjidil Aqsa, terutama selama bulan Ramadan.
Gus Yahya menyoroti penutupan akses ke Masjidil Aqsa bagi umat Islam dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyuarakan kebutuhan mendesak untuk membuka kembali akses tersebut, yang merupakan satu-satunya harapan bagi umat Islam yang ingin beribadah di tempat suci tersebut. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya respek terhadap hak umat Islam untuk beribadah tanpa hambatan di tempat-tempat suci mereka.
Tidak hanya itu, Gus Yahya juga menyoroti ketidakpedulian pihak-pihak yang terlibat terhadap suara masyarakat internasional yang mengkhawatirkan situasi di Palestina. Meskipun telah melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, situasi masih sulit dan banyak suara yang diabaikan.
Dengan tegas, Gus Yahya mengajak komunitas internasional, termasuk pemerintah Indonesia, untuk mengambil inisiatif diplomatik internasional dan kebijakan yang tegas dalam membongkar kebekuan tragedi kemanusiaan yang sedang terjadi di Palestina. Ia menegaskan bahwa pengabaian terhadap konsensus internasional dapat mengguncang keyakinan masyarakat internasional terhadap tatanan internasional yang berdasarkan aturan.
Gus Yahya juga menyerukan kepada aktor-aktor global untuk menghentikan kekejaman yang terjadi di Gaza dan Palestina serta mengembalikan situasi tersebut kepada konsensus internasional yang telah disepakati. Ia menegaskan bahwa kebrutalan yang terjadi di Palestina bisa membahayakan stabilitas dan keamanan global jika dibiarkan terus berlangsung.
Dengan sikap yang tegas dan suaranya yang lantang, Gus Yahya memberikan desakan terbuka atas tragedi kemanusiaan di Palestina, menjadikan suaranya sebagai panggilan moral untuk tindakan konkret demi perdamaian dan keadilan di wilayah tersebut.
(K/09)
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat
PERISTIWA
GAYO LUES Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan adanya aksi pencurian dan perusakan peralatan pemantau gempa bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap personel kepolisian akan dilakukan sec
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m
OPINI
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan gugatan praperadilan terkait perkara dugaan ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, membantah tuduhan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah yang dipimpinnya akan tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbaga
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesej
NASIONAL