Begini Cara BPK Hitung Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi!
JAKARTA Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menegaskan memiliki kemampuan dan infrastruktur yang memadai untuk melakukan penghitungan kerugia
HUKUM DAN KRIMINAL
CIANJUR – Harga beras jenis premium di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melonjak drastis menjadi Rp18 ribu per kilogram, jauh di atas harga normal sebelumnya yang berkisar Rp13.500 per kilogram. Fenomena ini telah terjadi selama tiga bulan terakhir, membuat pedagang dan konsumen merasakan dampaknya.
Menurut Agung, seorang pedagang beras di Jalan Pangeran Hidayatulloh, kenaikan harga tersebut terjadi secara bertahap, namun konsisten dalam naiknya. Meskipun selisihnya tidak terlalu besar, namun peningkatan harga tersebut telah mencapai titik tertinggi hingga mencapai Rp18 ribu per kilogram untuk jenis beras premium. Merek-merek seperti Ramos, Sariwangi, dan Nur Alam menjadi representasi dari kenaikan tersebut, dengan harga mencapai Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram.
“Naiknya sudah tiga bulan terakhir. Setiap kali naik hanya Rp200-Rp300. Tapi itu naiknya terus hingga sekarang harganya yang premium Rp18 ribu. Sedangkan yang medium kisaran Rp16 ribu dari sebelumnya Rp10 ribu,” ungkap Agung pada Rabu, 28 Februari 2024.
Faktor utama di balik kenaikan harga ini adalah persediaan yang terbatas, khususnya untuk jenis beras lokal Cianjur. Menurut Agung, stok beras lokal tersebut sulit diperoleh karena keterbatasan produksi, yang pada gilirannya dipicu oleh gagal panen akibat cuaca ekstrem.
Pendapat serupa juga disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskumindag) Kabupaten Cianjur, Komarudin. Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga beras belakangan ini memang dipengaruhi oleh stok yang terbatas, yang merupakan dampak langsung dari gagal panen akibat cuaca ekstrem seperti El Nino.
“Terjadi gagal panen satu musim saat terjadi kemarau akibat dampak El Nino,” kata Komarudin, Rabu, 28 Februari 2024.
Data Diskumindag mencatat rata-rata harga beras medium mencapai Rp15.600 per kilogram, sedangkan untuk jenis premium mencapai Rp16.600 per kilogram. Kondisi kelangkaan stok juga dipengaruhi oleh fakta bahwa produksi gabah lokal banyak dijual ke luar daerah, dengan harga gabah mencapai kisaran Rp9 ribu hingga Rp10 ribu per kilogram.
Situasi ini menunjukkan bahwa kenaikan harga beras di Cianjur merupakan hasil dari serangkaian faktor kompleks, yang mengakibatkan dampak signifikan bagi para pedagang dan konsumen. Dengan berbagai upaya yang ditempuh oleh pihak terkait, diharapkan masalah ini dapat segera teratasi untuk meminimalisir dampaknya terhadap masyarakat.
(FZ/011)
JAKARTA Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menegaskan memiliki kemampuan dan infrastruktur yang memadai untuk melakukan penghitungan kerugia
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menolak gugatan intervensi yang diajukan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Suma
HUKUM DAN KRIMINAL
BONDOWOSO Video yang memperlihatkan sejumlah siswa di Bondowoso membuang nasi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan se
PERISTIWA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Sumatera Utara, Taufan Agung Ginting, mendukung langkah sejumlah senior partai yang berencana menem
POLITIK
MEDAN Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara memastikan ketersediaan stok beras di gudang masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan ma
EKONOMI
MEDAN Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memastikan proses pensertifikatan aset milik Pemerintah Prov
PEMERINTAHAN
MEDAN Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tebingtinggi, Muhammad Hasbie Ashshiddiqi, mulai menjalani sidang perdana kasus du
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melakukan penertiban terhadap 33 unit rumah toko (ruko) eks Delimas yang berada di Kelura
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas memberikan peringatan keras kepada jajaran Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Rua
PEMERINTAHAN