BREAKING NEWS
Kamis, 26 Maret 2026

Harga Pangan Meroket di Awal Tahun, Beras, Daging Sapi, dan Cabai Terus Naik

BITVonline.com - Rabu, 08 Januari 2025 08:21 WIB
Harga Pangan Meroket di Awal Tahun, Beras, Daging Sapi, dan Cabai Terus Naik
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA  – Sejumlah harga pangan mengalami lonjakan signifikan di awal tahun 2025, mulai dari beras, daging sapi, hingga cabai rawit merah. Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia pada Rabu (8/1/2025), harga beras berkualitas I tercatat naik 1,08 persen menjadi Rp 14.000 per kg. Begitu juga dengan beras kualitas medium I yang naik 1,32 persen menjadi Rp 15.300 per kg, beras kualitas medium II yang naik 1,68 persen menjadi Rp 15.150 per kg, serta beras kualitas super I yang naik 0,91 persen menjadi Rp 16.600 per kg.

Beras kualitas super II juga mengalami kenaikan harga sebesar 0,62 persen menjadi Rp 16.150 per kg, sementara beras merah ukuran sedang justru mengalami penurunan sebesar 1,92 persen menjadi Rp 43.400 per kg.

Komoditas cabai juga menunjukkan tren kenaikan, dengan cabai rawit hijau mengalami lonjakan harga tertinggi yakni 21,31 persen menjadi Rp 60.900 per kg. Harga cabai rawit merah juga naik 19,61 persen menjadi Rp 85.100 per kg, sedangkan cabai merah keriting naik tipis 0,52 persen menjadi Rp 57.750 per kg. Meski demikian, harga cabai merah besar mengalami penurunan sebesar 2,78 persen menjadi Rp 56.000 per kg.

Harga daging sapi juga meroket, dengan daging sapi kualitas I naik 1,09 persen menjadi Rp 139.050 per kg, dan daging sapi kualitas II naik 0,66 persen menjadi Rp 130.050 per kg. Berbeda dengan harga daging sapi, harga daging ayam ras segar justru mengalami penurunan sebesar 1,14 persen menjadi Rp 39.100 per kg. Selain itu, harga telur ayam ras juga turun 0,94 persen menjadi Rp 31.550 per kg.

Gula pasir lokal mengalami kenaikan 0,83 persen menjadi Rp 18.150 per kg, meski gula pasir berkualitas premium tercatat turun tipis sebesar 0,26 persen menjadi Rp 19.400 per kg. Harga minyak goreng curah juga mengalami kenaikan sebesar 1,36 persen menjadi Rp 18.700 per kg, sementara minyak goreng kemasan bermerek I naik 0,46 persen menjadi Rp 21.900 per kg.

Namun, minyak goreng berkemasan merek II justru mengalami penurunan harga sebesar 0,72 persen menjadi Rp 20.800 per kg.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas), harga pangan seperti beras, cabai rawit merah, dan daging sapi juga terpantau terus naik dibandingkan dengan harga seminggu lalu. Beras medium naik 0,15 persen menjadi Rp 13.600 per kg, sedangkan harga beras premium tetap pada harga Rp 15.510 per kg. Beras Bulog, yang merupakan beras stabilisasi, turun tipis 0,08 persen menjadi Rp 12.490 per kg.

Di sisi lain, cabai rawit merah naik 0,62 persen menjadi Rp 73.610 per kg, sementara cabai merah keriting turun 0,37 persen menjadi Rp 51.670 per kg. Daging sapi murni mengalami kenaikan harga sebesar 0,18 persen menjadi Rp 135.650 per kg. Gula konsumsi juga naik 0,11 persen menjadi Rp 18.050 per kg.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Info Pangan Jakarta, harga beras IR I di DKI Jakarta naik sebesar Rp 80 menjadi Rp 15.075 per kg, sementara beras premium juga naik Rp 311 menjadi Rp 16.305 per kg. Cabai keriting mengalami kenaikan harga sebesar Rp 1.189 menjadi Rp 74.263 per kg, sedangkan cabai rawit merah mengalami penurunan harga sebesar Rp 3.900 menjadi Rp 113.839 per kg, meskipun harga tetap tinggi.

Daging sapi paha belakang juga mengalami kenaikan harga Rp 1.242 menjadi Rp 142.688 per kg, sementara daging sapi murni naik Rp 1.209 menjadi Rp 140.513 per kg. Daging ayam ras juga naik Rp 720 menjadi Rp 40.922 per ekor.

(N/014)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru