BREAKING NEWS
Rabu, 20 Mei 2026

Kenaikan Harga Cabai Meroket, Penjual Ayam Penyet : “Saya Minta Maaf Harus Kurangi Porsi Sambal”

BITVonline.com - Senin, 06 Januari 2025 04:10 WIB
Kenaikan Harga Cabai Meroket, Penjual Ayam Penyet : “Saya Minta Maaf Harus Kurangi Porsi Sambal”
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Wiwin (35), seorang penjual ayam penyet rumahan di Jakarta, terpaksa mengurangi porsi sambal yang biasa disajikan kepada pelanggan akibat lonjakan harga cabai yang tidak terkendali. Kenaikan harga cabai, yang mencapai lebih dari 100 persen, membuat Wiwin kesulitan untuk menjaga kualitas dan kuantitas sambal yang disajikan.

“Iya (harus kurangi cabai) ke pelanggan, gimana lagi? Ngerti sih sebenarnya (pelanggan), pada tahu. Paling ya, saya banyak-banyak minta maaf deh,” ujar Wiwin saat dijumpai pada Senin pagi (6/1/2025). Wiwin mengungkapkan bahwa harga cabai hijau di Pasar Palmerah kini mencapai Rp 65.000 per kilogram, yang sebelumnya hanya sekitar Rp 30.000 per kilogram.

“Ya (kenaikan harga cabai) bikin sakit hati ya buat saya mah. Ini Rp 65.000 sekilo, ini cabe rawit hijau. Biasanya mah paling Rp 30.000,” tambah Wiwin. Menurutnya, harga cabai yang melonjak tajam ini memaksanya untuk memotong porsi sambal pada pelanggan demi menjaga kelangsungan usahanya.

Selain cabai, Wiwin juga mengungkapkan bahwa harga bawang, salah satu bahan utama dalam sambal, juga mengalami kenaikan, meskipun tidak sebesar cabai. “Kalau bawang sejauh ini sih masih aman, paling naiknya enggak separah cabai. Cabai yang paling parah,” jelasnya.

Kenaikan harga bahan pokok ini menjadi perhatian banyak pedagang dan konsumen di Jakarta, seiring dengan meningkatnya kebutuhan pangan di ibu kota. Wiwin berharap agar harga cabai dapat segera turun sehingga ia bisa kembali menyajikan sambal dalam porsi yang lebih banyak seperti biasa.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru