Bupati Karo Dukung Tim Paduan Suara GBKP Tampil di Panggung Internasional
KABANJAHE Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, menerima audiensi Tim Paduan Suara binaan Unit Pengem
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA – Massa aksi yang berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mulai berdatangan di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Jumat (27/12/2024). Mereka menggelar aksi untuk menolak penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12%, yang menjadi bagian dari implementasi UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).
Aksi dimulai dengan long march dari arah Jalan Medan Merdeka Selatan menuju lokasi, di mana jalan menuju Istana Negara sempat ditutup, menyebabkan kendaraan hanya bisa melewati jalur Transjakarta. Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa massa aksi tidak begitu besar, namun cukup mengganggu arus lalu lintas di sekitar kawasan Patung Kuda.
Massa aksi membawa bendera HMI dan beberapa spanduk yang bertuliskan seruan untuk menolak kebijakan PPN 12%. Aksi ini merupakan bagian dari seruan yang disuarakan oleh Aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI). Meskipun demikian, perwakilan dari BEM SI belum tampak di lokasi aksi.
Tuntutan utama yang diajukan oleh massa aksi adalah sebagai berikut:
Mendesak Presiden untuk segera mengeluarkan Perppu yang membatalkan kenaikan PPN 12%; Mendesak pemerintah untuk menghentikan pemerasan terhadap rakyat; Menuntut pemerintah untuk mengoptimalkan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).Meskipun bundaran Patung Kuda dan jalan menuju bundaran tidak ditutup sepenuhnya, penutupan jalur yang mengarah ke Istana Negara mengakibatkan tersendatnya arus lalu lintas di kawasan tersebut. Sejumlah kendaraan yang melintas terpaksa beralih ke jalur bus.
Aksi tersebut menjadi sorotan publik, terutama karena dilakukan di pusat pemerintahan, yaitu kawasan yang berdekatan dengan Istana Negara. Pihak kepolisian dan petugas keamanan setempat sudah tampak mengawasi jalannya aksi untuk memastikan agar situasi tetap kondusif.
Para peserta aksi berharap agar pemerintah mendengarkan suara mereka dan segera menanggapi tuntutan yang mereka sampaikan, mengingat dampak besar yang ditimbulkan dari kebijakan PPN 12% terhadap kehidupan masyarakat.
Seiring berjalannya waktu, aksi ini diharapkan dapat mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan kembali keputusan terkait kebijakan PPN yang dinilai memberatkan rakyat, terutama pada sektor-sektor yang sebelumnya tidak dikenakan pajak.
Pihak berwenang masih terus memantau perkembangan aksi dan berusaha untuk mengatur lalu lintas agar tidak semakin terganggu.
(N/014)
KABANJAHE Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, menerima audiensi Tim Paduan Suara binaan Unit Pengem
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Pemerintah Kota Binjai menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan secara bertahap. Kepala Dinas Peker
PEMERINTAHAN
MEDAN Pada malam ke7 Ramadan 1447 H, Ustad Dr. Awaludin, M. Pd memberikan tausyiah singkat tentang kiat meraih kebahagiaan hidup di Mes
AGAMA
JAKARTA Sebanyak 1.000 unit kendaraan niaga asal India untuk operasional logistik Koperasi Merah Putih dilaporkan telah tiba di Indonesi
EKONOMI
MEDAN Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Rudi Alfahri Rangkuti, menyoroti lonjakan harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di
EKONOMI
TAPANULI SELATAN Anggaran sebesar Rp 428 juta untuk pelatihan bakal calon kepala sekolah (BCKS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tapa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan tiga mantan pejabat Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Belawan atas dugaan korupsi retribus
HUKUM DAN KRIMINAL
JEMBRANA, BALI Dugaan perambahan hutan tanpa izin kembali mencuat di kawasan Hutan Pendem, Kabupaten Jembrana. Aktivitas pembukaan lahan
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan reputasi Pulau Dewata sebagai destinasi wisata dunia. Dal
PEMERINTAHAN
DENPASAR Gubernur Bali Wayan Koster mendukung penuh inisiatif Kejaksaan Tinggi Bali dalam memastikan pemenuhan hak administrasi kependud
PEMERINTAHAN