Dugaan Penyimpangan Proyek Rehab SLB Batu Bara Rp1,7 Miliar Dilaporkan ke Kejari
BATU BARA Dugaan penyimpangan dalam proyek rehabilitasi asrama SLB Negeri Batu Bara tahun anggaran 2024 senilai Rp1,7 miliar dilaporkan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN), Riefian Fajarsyah atau yang lebih dikenal sebagai Ifan Seventeen, akhirnya memberikan klarifikasi terkait penunjukannya sebagai orang nomor satu di perusahaan BUMN tersebut.
Terkait keraguan publik yang meragukan kapasitasnya, Ifan mengungkapkan bahwa dirinya sudah memiliki pengalaman di dunia film jauh sebelum dilantik sebagai Dirut PFN.
Ifan menjelaskan bahwa dirinya sudah memiliki rumah produksi (PH) sejak tahun 2019.
"Banyak publik yang belum tahu sebenarnya dari tahun 2019 aku udah punya PH, production house sebenarnya," ungkapnya di Gedung PFN, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Jumat (14/3).
Ifan juga menyebutkan bahwa pada tahun 2021, dirinya memproduseri sebuah film yang sangat laku di platform streaming OTT, yang kini menjadi milik pemerintah Indonesia.
"Di tahun 2021 aku tuh pernah memproduksi film, executive produser, salah satu film yang paling laku di OTT yang dimiliki pemerintah Indonesia, sampai saat ini ya," tambah Ifan.
PH yang dimiliki Ifan disebut dengan nama Ivolks Creative, yang pada 2021 memproduksi serial "Kau & Dia" yang tayang di Maxstream.
Sebelumnya, pada 2020, Ifan juga menjabat sebagai executive producer untuk film "Kemarin."
Tak hanya menjadi produser, Ifan juga berperan sebagai aktor dalam beberapa karya film.
Ia pernah membintangi film Sukep: The Movie (2019), dokumenter Kemarin (2020), serta serial Satu Hati Dua Janji (2021).
Namun, penunjukan Ifan sebagai Dirut PFN sempat mendapat kritik dari publik yang menilai dia tidak memiliki kualifikasi yang cukup.
Beberapa pihak juga mencurigai bahwa penunjukan Ifan lebih terkait dengan kedekatannya dengan Presiden Prabowo Subianto.
Meskipun demikian, Ifan menyatakan bahwa keraguan publik lebih disebabkan oleh ketidaktahuan banyak orang tentang aktivitasnya di industri film.
"Jadi, ya mungkin netizen tahunya aku nyanyi aja," ujar Ifan.
Tak lama setelah penunjukan Ifan sebagai Dirut PFN, ia merilis lagu berjudul Pernah di Sana pada 17 Oktober 2024.
Lagu ini dikaitkan dengan tema perjuangan hidup dan semangat pantang menyerah, yang dipercaya menggambarkan perjalanan politik Prabowo.
Dalam video klip lagu tersebut, terlihat Prabowo Subianto tampil di berbagai adegan, termasuk berada di tengah hutan dan berinteraksi dengan masyarakat desa.
(cn/a)
BATU BARA Dugaan penyimpangan dalam proyek rehabilitasi asrama SLB Negeri Batu Bara tahun anggaran 2024 senilai Rp1,7 miliar dilaporkan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis terhadap tiga terdakwa dalam perkara dugaan korups
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada umat Kristiani di Indonesia. Ia mengajak
NASIONAL
JAKARTA PSSI menegaskan proses naturalisasi pemain diaspora yang memperkuat Timnas Indonesia telah dilakukan secara sah sesuai ketentuan
OLAHRAGA
JAKARTA Tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diperkirakan masih tinggi di tengah ketidakpastian global. S
EKONOMI
TORAJA UTARA Perkelahian yang melibatkan aparat keamanan terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Sela
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Presiden ke7 RI Joko Widodo menilai keputusan pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga bahan
EKONOMI
JAKARTA Panglima TNI Agus Subiyanto menginstruksikan prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon untuk menghentikan selu
NASIONAL
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi kemunculan fenomena iklim ekstrem yang disebut Godzilla El Nino mulai Apri
NASIONAL
TEHERAN Pemerintah Iran mendesak negaranegara Arab untuk mengusir pasukan Amerika Serikat dari pangkalan militer di kawasan Timur Tenga
INTERNASIONAL