BREAKING NEWS
Jumat, 17 April 2026

Rano Karno Tinjau Rusun Jagakarsa, Ajak Warga Terdampak Banjir Pindah dengan Harga Sewa Terjangkau

- Sabtu, 15 Maret 2025 18:29 WIB
Rano Karno Tinjau Rusun Jagakarsa, Ajak Warga Terdampak Banjir Pindah dengan Harga Sewa Terjangkau
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meninjau Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang rencananya akan disewakan kepada warga dengan harga sewa mulai dari Rp 865 ribu per unit.

Rusunawa ini diharapkan dapat menjadi tempat relokasi bagi warga yang terdampak banjir, khususnya yang tinggal di kawasan Kebon Pala dan Lebak Bulus.

Rano menjelaskan bahwa harga sewa tersebut masih tergolong terjangkau jika dibandingkan dengan kerugian yang dialami warga yang tinggal di bantaran kali, yang setiap tahun harus menghadapi ancaman banjir.

Meski harga sewa mungkin terdengar tinggi, menurutnya, lebih baik membayar sewa rusun daripada terus-terusan merugi akibat banjir.

"Memang kalau kita dengar Rp 800 ribu mungkin besar, tapi kalau maaf-maaf, mereka sewa misalnya di bantaran sungai, oke Rp 500 ribu mungkin murah, tapi tiap tahun kena banjir terus, ruginya jauh lebih besar," ujar Rano saat meninjau Rusun Jagakarsa, Sabtu (15/3/2025).

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga mempertimbangkan kemampuan ekonomi warga yang akan direlokasi.

Rano menyebutkan bahwa di Rusunawa Jagakarsa, akan disediakan lahan untuk membuka warung atau usaha kecil lainnya, sehingga penghuni dapat berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Makanya itu komponen kita di setiap susun yang memang sedang kita rencanakan dibawa harus ada untuk usaha, ada pasar, ada warung, di situlah, karena pun penghuni rumah susun juga butuh makan, butuh hidup kan," ujar Rano.

Namun, Rano juga menyadari bahwa membujuk warga untuk pindah ke rusun bukanlah hal yang mudah.

Banyak warga yang merasa khawatir bahwa relokasi akan menghambat aktivitas dan kehidupan mereka yang sudah terbiasa dengan tempat tinggal mereka yang lama.

"Paling sulit adalah memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa rumah susun ini tidak akan menghambat semua kegiatan dan ini juga khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah," tuturnya.

Rano berharap, dengan tinggal di rusunawa, warga yang direlokasi dapat meningkatkan taraf hidup mereka.

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru