BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

4 Kebohongan yang Boleh Dikatakan Pelamar Saat Wawancara Kerja, Jangan 'Spill' Semua?

- Jumat, 21 Maret 2025 13:41 WIB
4 Kebohongan yang Boleh Dikatakan Pelamar Saat Wawancara Kerja, Jangan 'Spill' Semua?
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BITVONLINE.COM - Interview menjadi bagian krusial dalam proses rekrutmen untuk menentukan apakah seorang calon karyawan cocok dengan posisi yang tersedia.

Namun, selain keterampilan dan pengalaman, sikap dan kepribadian juga diuji selama wawancara. Dalam kesempatan ini, konten kreator karier, Isobelle Panton, membagikan tips wawancara sukses di akun Instagram @corporateagonyaunt.

Menurutnya, ada empat "white lie" atau kebohongan kecil yang bisa diungkapkan untuk meningkatkan peluang diterima bekerja.

1. Gosip Tentang Bos Lama

Saat ditanya mengapa meninggalkan pekerjaan sebelumnya, hindari berbicara buruk tentang atasan atau rekan kerja. Meskipun kamu mungkin merasa tidak nyaman di tempat kerja sebelumnya, lebih baik fokus pada alasan positif untuk pindah.

Isobelle menyarankan jawaban seperti: "Saya ingin mencari perusahaan yang lebih dinamis dengan peluang promosi dan pengembangan karier yang lebih baik".

Hindari menyebutkan masalah pribadi dengan bos lama karena ini bisa membuat kamu terkesan tidak profesional.

2. Soal Tawaran Kerja

Walaupun penting untuk menunjukkan antusiasme terhadap pekerjaan yang sedang diinterview, hindari mengatakan bahwa kamu hanya mengandalkan tawaran pekerjaan dari perusahaan tersebut.

Kamu bisa sedikit memberi tahu bahwa kamu sedang dalam proses wawancara dengan perusahaan lain, tetapi jangan berbohong dengan berlebihan.

Hal ini akan menunjukkan bahwa kamu memiliki pilihan dan bukan hanya bergantung pada satu tawaran saja.

3. Tujuan Finansial

Pernahkah kamu ditanya tentang tujuan finansial dalam wawancara kerja? Isobelle menyarankan agar tidak mengungkapkan semua daftar tujuan pribadi yang mungkin terlihat kurang profesional, seperti keinginan untuk membeli barang branded atau pergi berlibur.

Hal ini bisa memberi kesan bahwa kamu hanya bekerja untuk mendapatkan uang cepat. Fokuskan jawabanmu pada tujuan jangka panjang, seperti pengembangan diri atau mencapai target karier yang lebih tinggi.

4. Pekerjaan Sampingan

Meskipun memiliki berbagai pekerjaan sampingan seperti freelance atau usaha sampingan bisa terlihat positif, Isobelle mengingatkan bahwa menyebutkan terlalu banyak pekerjaan sampingan dalam wawancara bisa menurunkan fokus HRD pada komitmenmu terhadap perusahaan tersebut.

Hindari juga menyebutkan alasan pekerjaan sampingan yang mengesankan bahwa kamu hanya membutuhkan pekerjaan untuk modal membangun bisnis sendiri.

Dengan memahami empat kebohongan kecil yang bisa diterima ini, pelamar diharapkan bisa tampil lebih profesional dan menunjukkan potensi terbaik selama wawancara kerja.

(wl/n14)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru