BREAKING NEWS
Minggu, 03 Mei 2026

Jurnalis Kompas.com Dianiaya Massa Saat Meliput Aksi Tolak Revisi UU TNI di Bandung

Adelia Syafitri - Jumat, 21 Maret 2025 21:36 WIB
Jurnalis Kompas.com Dianiaya Massa Saat Meliput Aksi Tolak Revisi UU TNI di Bandung
Massa aksi gabungan mahasiswa dan masyarakat Bandung tolak pengesahan RUU TNI masih bertahan hingga malam di depan Kantor DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung meminta RUU TNI Dibatalkan, Jumat (21/3/2025).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDUNG -Seorang jurnalis Kompas.com, Faqih Rohman Syafei, mengalami penganiayaan oleh massa saat meliput aksi penolakan revisi Undang-Undang (UU) Tentara Nasional Indonesia (TNI) di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, pada Jumat (21/3/2025) malam.

Dilansir dari Kompas.com, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.15 WIB ketika Faqih sedang merekam situasi terkini aksi demonstrasi.

Tiba-tiba, sekelompok peserta aksi yang mengenakan masker dan berpakaian serba hitam meneriakinya.

Mereka menuduh Faqih sebagai intel karena merekam jalannya aksi.

Meski sudah menunjukkan kartu pers Kompas.com, situasi justru semakin memanas.

Sejumlah peserta aksi mengerubungi dan mengejarnya saat ia berusaha menjauh dari lokasi.

Beberapa orang sempat mencoba melerai, namun beberapa lainnya justru terpancing dan melakukan kekerasan terhadap Faqih.

"Saya mencoba kabur sambil berjalan cepat ke arah restoran. Beberapa teman media dan intel kepolisian mencoba menghalangi massa. Saya terkena pukulan dan tendangan di kepala sebelah kiri dua kali, bokong dua kali, dan bagian badan," ungkap Faqih.

Setelah insiden tersebut, Faqih berhasil menjauh ke tempat yang lebih aman.

Sementara itu, massa aksi masih bertahan di lokasi hingga pukul 20.49 WIB.

Sebelumnya, sekitar pukul 17.00 WIB, aksi demonstrasi juga sempat ricuh dengan massa yang melempar botol dan petasan ke arah Gedung DPRD Jabar serta membakar ban di depan pagar.

(km/a)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru