Kepercayaan Publik ke Polri Capai 82,4 Persen, Sahroni: Buah Kerja Keras Jenderal Sigit
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menanggapi hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik t
NASIONAL
BOGOR -Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa ia akan mengutus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, untuk ke Washington DC, Amerika Serikat (AS) guna menegosiasikan kebijakan tarif impor sebesar 32 persen yang diberlakukan oleh Presiden AS, Donald Trump.
Hal ini disampaikan Prabowo dalam perbincangan dengan enam pemimpin redaksi (pemred) di kediamannya, Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (6/4/2025).
"Kita terus hubungan, negosiasi. Saya akan kirim Pak Airlangga ke Washington. Kita sudah punya kontak dengan tokoh-tokoh di Washington.
Kita akan diskusi. Kita akan negosiasi," ujar Prabowo yang dilansir dari Kompas.id, Senin (7/4/2025).
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan berupaya mencari jalan keluar terhadap kebijakan tarif tersebut, yang menurutnya berpotensi memberi dampak besar pada sejumlah sektor industri padat karya, seperti garmen, sepatu, tekstil, dan furnitur.
"Industri-industri ini yang paling terdampak," kata Prabowo. Namun, dia juga menekankan bahwa pemerintah akan berupaya mencari solusi, salah satunya dengan mencari pasar baru di luar AS.
"Kita akan cari jalan keluar, kita harus berani mencari pasar baru. Kita ini terlalu manja juga, sih," ujarnya dengan tegas.
Dalam perbincangan tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia harus berusaha lebih mandiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada pasar internasional.
Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa Indonesia harus menjadi negara yang berdiri di atas kaki sendiri. "Tidak (beretorika), saya dari dulu memperjuangkan, saya sudah sadar, saya sudah mengerti bahwa suatu saat, nobody is going to help us, tidak ada yang akan bantu kita, kecuali diri kita sendiri," ujar Prabowo.
Sebagai informasi, kebijakan tarif impor sebesar 32 persen yang diumumkan oleh AS pada 2 April 2025, diterapkan pada 180 negara, termasuk Indonesia.
Tarif tersebut dipandang akan mempengaruhi sejumlah sektor ekonomi Indonesia, terutama sektor industri padat karya yang menjadi andalan ekspor.
Kebijakan ini menambah tantangan bagi Indonesia dalam menghadapi ketegangan perdagangan internasional dan memerlukan langkah strategis untuk mengurangi dampak negatifnya.*
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menanggapi hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik t
NASIONAL
DELI SERDANG Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menghentikan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di 13
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi menutup delapan lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Titi Besi, Kecamatan
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, S.E., M.AP., menghadiri k
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 8 Aceh di Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, kembali melaksanakan kegiat
NASIONAL
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi
EKONOMI
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengungkap jaringan judi online (judol) internasional yang beroperasi
HUKUM DAN KRIMINAL
SUKABUMI Aksi unjuk rasa bertajuk Demo 2626 digelar di depan Balai Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (26/6/2026). Dalam aksi tersebut, ma
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti belum terwujudnya mobil nasional di Indonesia meski negara telah merdeka selama 81 t
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengatakan salah satu hobinya adalah mempelajari sejarah. Menurut dia, banyak pelajaran penting yang d
NASIONAL