BREAKING NEWS
Senin, 26 Januari 2026

TPUA Datangi Rumah Jokowi di Solo, Klarifikasi Dugaan Ijazah Palsu

- Rabu, 16 April 2025 11:59 WIB
TPUA Datangi Rumah Jokowi di Solo, Klarifikasi Dugaan Ijazah Palsu
Massa TPUA saat mendatangi rumah Jokowi di Jalan Kutai Utara No 1, Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (16/4/2025).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SOLO -Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menerima kedatangan sejumlah anggota Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) di kediamannya di Jalan Kutai Utara No 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (16/4).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka silaturahmi Idulfitri sekaligus klarifikasi langsung terkait dugaan ijazah palsu yang sempat ramai diperbincangkan publik.

"Pertama-tama silaturahmi Idulfitri seperti warga yang lain. Kedua, tentu saja kami juga ingin melakukan klarifikasi dan membantu Pak Jokowi yang berhubungan dengan ijazah aslinya, yang selama ini belum beliau sampaikan," ujar Wakil Ketua TPUA, Rizal Fadillah, kepada awak media.

Menurut Rizal, pihaknya ingin mendengar langsung klarifikasi dari Jokowi mengenai ijazah yang diklaim berasal dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Ia menegaskan, klarifikasi langsung lebih meyakinkan dibanding hanya melalui pernyataan kuasa hukum atau institusi.

"Kami belum puas dengan klarifikasi dari UGM kemarin. Maka, kami rasa masih sangat perlu adanya klarifikasi langsung dari Pak Jokowi," tambah Rizal.

Setelah menunggu selama 15 menit di ruang transit, Rizal bersama dua perwakilan TPUA akhirnya diizinkan masuk dan diterima langsung oleh mantan wali kota Solo itu.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari upaya TPUA sebelumnya yang telah mendatangi Fakultas Kehutanan UGM pada Selasa (15/4) untuk meminta klarifikasi terkait keaslian ijazah Jokowi.

Meski UGM telah secara resmi membantah tudingan pemalsuan dan menyatakan bahwa ijazah Jokowi adalah sah dan resmi, TPUA menilai klarifikasi dari pemilik ijazah tetap diperlukan untuk meredam polemik.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Jokowi terkait hasil pertemuan tersebut.*

(bs/J006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru