Pemko Binjai Ikuti Entry Meeting Pemeriksaan LKPD 2025, Target Raih Opini Terbaik
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
MEDAN – Ratusan massa yang tergabung dalam Himpunan Penggarap Pengusahaan Lahan Kosong Negara (HPPLKN) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Rabu (14/5).
Mereka menuntut perlindungan atas rencana eksekusi lahan seluas 32 hektar di Desa Helvetia, Kabupaten Deliserdang, yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Lubukpakam.
Koordinator aksi, Johan Merdeka, menyebut eksekusi tersebut tidak sah dan sarat permainan mafia tanah serta mafia peradilan.
Ia menegaskan bahwa objek tanah tersebut merupakan bagian dari lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN-2 yang berdasarkan SK BPN No.42 Tahun 2022, tidak lagi diperpanjang haknya.
"Lahan 32 hektar itu sudah dikuasai rakyat sejak tahun 2000. Di atasnya ada tempat tinggal, usaha, dan kehidupan warga. Kami menolak eksekusi sepihak yang dilakukan PN Lubukpakam," ujar Johan dalam orasinya.
Menurut Johan, penyelesaian atas tanah eks HGU PTPN-2 seluas total 5.873,06 hektar merupakan kewenangan penuh Gubernur Sumut, bukan pengadilan.
Ia pun menuding ada praktik penjualan tanah negara oleh PTPN-2 ke pihak swasta seperti PT Ciputra Pembangunan Deli Megapolitan dengan kedok "swakelola".
Dalam tuntutannya, HPPLKN mendesak:
- Gubernur Sumut segera menghentikan eksekusi lahan 32 hektar di Desa Helvetia.
- DPRD Sumut menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) atas permasalahan eks HGU PTPN-2.
- Dilakukan sertifikasi atas lahan-lahan yang sudah lama dikuasai rakyat.
- Dibongkarnya tembok pemisah di lahan Kebun Helvetia dan lokasi lainnya yang sudah berubah menjadi perumahan elite.
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Waas, mengeluarkan ultimatum kepada camat dan petugas kewilayahan terkait potensi penyalahgunaan Program Kel
PEMERINTAHAN
JAKARTA Rapat Komisi III DPR bersama Kejaksaan Negeri Karo menyoroti penanganan perkara Nomor 171/Pid.SusTPK/2025/PN Mdn atas nama Amsa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Aksi heroik nelayan asal Indonesia, Sugianto, yang menyelamatkan sejumlah lansia saat kebakaran hutan di Korea Selatan mendapat
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan mantan Staf Khusus Menteri Agama, Isfan Abidal Aziz alias Gus Alex, s
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Pertahanan menyatakan tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon akan segera dipulangkan ke Indon
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, menerima aduan dari warga korban pelecehan seksual yang kasusnya mandek selama setah
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menyoroti langkah Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI yang menyur
HUKUM DAN KRIMINAL