Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Kami ingin kebulatan tekad ini menjadi simbol bahwa pecalang desa adat satu suara menjaga Bali dari gangguan pihak luar yang tidak sesuai dengan kearifan lokal," tuturnya.
Ia juga berharap perhatian pemerintah tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga kesejahteraan pecalang yang selama ini mengabdi secara sukarela.
"Kami ngayah, tidak mengharap gaji. Tapi perhatian terhadap kami sebagai benteng adat Bali juga penting," tutup Pradnyana.
Acara berlangsung damai, penuh semangat, dan menjadi bukti nyata eksistensi pecalang sebagai penjaga adat dan budaya Bali.*
(tt/a008)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.