Menggugat Kebenaran Agama ‘Refleksi Antropologi Sistem’
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip Kadi.AGAMA dan Budaya selalu aktual sepanjang jaman, karena citra agama untuk menyelamatkan umat manusia,
OPINI
DENPASAR— Dalam upaya mendukung kebijakan pemerintah terkait pengembangan Kawasan Rendah Emisi (KRE) di Sanur, Kapolsek Denpasar Timur (Dentim) Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Lokakarya Pemetaan Relasi Kuasa, Rabu (21/5/2025) di The Cakra Hotel, Jalan Bypass Ngurah Rai, Denpasar Timur.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Populix dan WRI Indonesia ini dihadiri sekitar 20 peserta dari berbagai unsur, termasuk perwakilan Dinas Perhubungan, Dinas PU, Dinas Pariwisata Kota Denpasar, serta tokoh masyarakat seperti Kepala Desa Sanur Kaja, Bendesa Adat Intaran, komunitas transportasi Sanur Bersatu Transportasi, dan BUMDes Intaran.
FGD bertujuan menggali persepsi masyarakat, kesiapan sosial-ekonomi, serta dinamika relasi kuasa dalam mendukung implementasi KRE, sebagai bagian dari upaya transisi menuju transportasi berkelanjutan dan pengurangan polusi udara.
Dalam paparannya, tim WRI Indonesia dan Populix menyampaikan hasil survei baseline sosial-ekonomi yang menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Sanur memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya menjaga lingkungan.
Namun, tantangan masih ditemukan dalam hal infrastruktur pendukung, ketersediaan transportasi listrik, serta kesiapan perilaku beralih dari kendaraan konvensional.
Kapolsek Dentim, Kompol I Ketut Tomiyasa, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini.
Ia menekankan pentingnya peran aparat keamanan dalam mendampingi proses transisi kebijakan strategis seperti KRE agar dapat berjalan kondusif dan sesuai harapan masyarakat.
"Kami mendukung penuh inisiatif ini. Keterlibatan aparat penting untuk menjaga harmoni sosial serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan ramah transportasi," ujarnya.
FGD berlangsung secara interaktif, dengan sesi diskusi kelompok yang membahas konteks lokal, tantangan kolaborasi lintas sektor, serta strategi edukasi publik untuk mempercepat adaptasi masyarakat terhadap sistem transportasi rendah emisi.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi landasan awal dalam membangun ekosistem transportasi hijau yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan pariwisata strategis seperti Sanur.*
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip Kadi.AGAMA dan Budaya selalu aktual sepanjang jaman, karena citra agama untuk menyelamatkan umat manusia,
OPINI
YOGYAKARTA Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menekankan pentingnya kewirausahaan dan integritas bagi generasi muda dalam menghadap
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, merespons usulan Wakil Presiden RI Gibran Rakabu
NASIONAL
JAKARTA Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan meragukan proses peradilan militer mampu mengungkap motif di balik kasus pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pakar digital forensik Rismon Sianipar angkat bicara terkait laporan yang dilayangkan Wakil Presiden ke10 dan 12 RI Jusuf Kalla k
POLITIK
JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal (ABK) di kapal MV Gol
INTERNASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyaksikan langsung ajang Sprint Rally Sumut 2026 yang menjadi seri pembuka Kejuaraan Nasi
OLAHRAGA
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengajak masyarakat untuk lebih bangga terhadap budaya Indonesia dan tidak merasa rendah diri terhada
POLITIK
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa progres uji coba program biodiesel 50 persen (
EKONOMI
JAKARTA Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menilai digitalisasi dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dapat menjadi s
NASIONAL