Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA — Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) memastikan keaslian ijazah sarjana Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) atas nama Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo.
Hal ini ditegaskan setelah serangkaian uji laboratorium forensik yang membandingkan ijazah Jokowi dengan dokumen pembanding dari alumni dan institusi terkait.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro, mengungkapkan bahwa ijazah asli bernomor 1120 atas nama Joko Widodo dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 1681KT, yang diterbitkan pada 5 November 1985, telah diuji secara menyeluruh bersama sampel pembanding dari tiga rekan seangkatan di Fakultas Kehutanan UGM.
"Penyelidik menguji elemen-elemen pengaman ijazah mulai dari bahan kertas, teknik cetak, tinta tulisan tangan, cap stempel, hingga tinta tanda tangan dekan dan rektor. Hasilnya, antara ijazah dan dokumen pembanding tersebut identik, berasal dari satu produk yang sama," ujar Brigjen Djuhandani dalam konferensi pers di Mabes Polri, Kamis (22/5).
Selain ijazah, Bareskrim juga telah mengumpulkan dan menguji dokumen-dokumen lain yang berasal dari masa SMA Jokowi di SMA 6 Surakarta hingga arsip Fakultas Kehutanan UGM.
Total terdapat 51 dokumen yang diperoleh dari Fakultas Kehutanan UGM sebagai bagian dari proses verifikasi.
"Dokumen-dokumen ini diperiksa dengan metode laboratorium forensik dan dibandingan dengan data dari alumni dan arsip kampus. Semua hasil uji menunjukkan konsistensi dan keaslian dokumen tersebut," tambah Djuhandani.
Langkah ini menjadi bagian dari penyelidikan Bareskrim dalam menanggapi tuduhan ijazah palsu yang pernah dilayangkan kepada Jokowi.
Penegasan keaslian dokumen akademik ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan menutup polemik yang selama ini beredar di masyarakat.*
(d/a008)
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gelombang kejahatan penipuan atau scam di sektor keuangan digital kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat to
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepenting
POLITIK