Haedar Nashir Tegaskan Posisi Polri Tidak Perlu Dipindah ke Kementerian
JAKARTA Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan dukungannya agar Kepolisian Republik Indonesia tetap berada la
POLITIK
JAKARTA -Anggota Komisi VIII DPR RI sekaligus musisi, Sigit Purnomo Said atau yang lebih dikenal sebagai Pasha Ungu, menyampaikan kritik dan masukan tajam kepada pemerintah terkait program pendirian Sekolah Rakyat (SR).
Dalam rapat kerja Komisi VIII DPR bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Pasha menekankan bahwa SR jangan sampai dianggap sebagai sekolah kelas dua hanya karena ditujukan untuk masyarakat miskin.
"Jangan sampai ada diskriminasi dan segregasi pendidikan bahwa Sekolah Rakyat ini adalah sekolahnya orang-orang miskin," ujar Pasha, dikutip dari akun Instagram resminya @pashaungu_vm.
Pasha memperingatkan agar pemerintah memperhatikan kualitas pendidikan, kurikulum, serta rekrutmen guru di Sekolah Rakyat. Ia menyatakan kekhawatirannya jika SR hanya dianggap pelengkap dan tidak mendapatkan perhatian setara dengan sekolah negeri maupun swasta.
"Kurikulumnya jangan sampai jauh di bawah sekolah umum hanya karena gratis. Pendidikan di Sekolah Rakyat harus tetap berkualitas," imbuhnya.
Lebih lanjut, Pasha meminta proses seleksi guru di Sekolah Rakyat dilakukan dengan standar kompetensi yang tinggi, terutama karena sekolah-sekolah ini akan banyak berdiri di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
"Guru-guru harus berdedikasi dan berkompeten, agar siswa di Sekolah Rakyat bisa punya masa depan yang sama cerahnya dengan siswa dari sekolah lain," tegas mantan Wakil Wali Kota Palu tersebut.
Sementara itu, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Agus Zainal Arifin, mengonfirmasi bahwa sebanyak 63 Sekolah Rakyat telah siap beroperasi pada pertengahan Juli 2025. Sekolah-sekolah ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, hingga Papua.
"Per 12 Mei, ada 63 titik Sekolah Rakyat yang bisa beroperasi pertengahan Juli. Sisanya akan menyusul tahun depan," ujar Agus.
Pasha pun berharap ke depannya, Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi jawaban untuk akses pendidikan gratis, tapi juga menjadi tempat lahirnya generasi unggul dari kalangan masyarakat tidak mampu.*
(bs/j006)
JAKARTA Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan dukungannya agar Kepolisian Republik Indonesia tetap berada la
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak lagi menjadi raksasa tidur. Pernyataan itu disampaikan dalam pertem
POLITIK
JAKARTA Diplomasi Presiden Prabowo Subianto membuahkan hasil nyata. Tarif impor Amerika Serikat ke Indonesia berhasil diturunkan dari 32
POLITIK
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan proses hukum terkait tuntutan hukuman mati terhadap Fandi Ramadhan, seorang anak buah kapa
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., meninjau langsung pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat
NASIONAL
ACEH UTARA Menteri Dalam Negeri Mendagri Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Aceh Timur dan Aceh Utara, Jumat (20/2/2026), didampingi
PEMERINTAHAN
BANDUNG Penutupan Kebun Binatang Bandung memicu perdebatan publik terkait dasar hukum dan proporsionalitas langkah Pemerintah Kota Bandu
PEMERINTAHAN
PAYUNG, KARO Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, didampingi Wakil Bupati Komando Tarigan dan Sekretaris Daerah Gelo
PEMERINTAHAN
PANDAN Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Dinas Pertanian menyerahkan bantuan benih padi sebanyak 94.000 kg kepada pe
EKONOMI
MEDAN Menandai satu tahun kepemimpinannya, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap
PEMERINTAHAN