Noel Ebenezer Meradang: Saya Akan Gugat KPK Rp300 Triliun!
JAKARTA Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel Ebenezer menyatakan akan menggugat Komisi Pemberantasa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut dugaan praktik gratifikasi yang menyeret seorang pejabat di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Kasus ini mencuat setelah surat hasil audit investigasi dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian PU beredar luas di publik.
Dalam surat tersebut disebutkan bahwa seorang Kepala Biro di kementerian tersebut menghubungi sejumlah Kepala Balai Besar, meminta "dukungan dana" untuk keperluan pernikahan putrinya.
Dari hasil "permintaan" itu, terkumpul uang sebesar Rp 10 juta dan USD 5.900 (sekitar Rp 96 juta). Dana tersebut kini telah diamankan oleh pihak Itjen.
"KPK mendapatkan informasi adanya dugaan praktik gratifikasi di Kementerian PU, dengan modus permintaan uang oleh salah seorang penyelenggara negara atau pegawai negeri untuk kepentingan pribadi," ungkap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Jumat (30/5).
KPK menyatakan akan menganalisis temuan investigasi tersebut secara mendalam dan memberikan apresiasi atas langkah cepat Itjen Kementerian PU dalam menangani dugaan pelanggaran tersebut.
Budi juga kembali mengingatkan bahwa praktik gratifikasi, dalam bentuk apapun, termasuk yang dilakukan untuk kepentingan pribadi seperti pernikahan, tetap tergolong pelanggaran serius.
Ia menyebut KPK terus melakukan pengawasan terhadap kementerian dan lembaga lainnya melalui program monitoring dan evaluasi gratifikasi.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengaku telah menerima laporan dari Irjen Kementerian PU dan memerintahkan penelusuran lanjut.
"Saya perintahkan Pak Irjen untuk menindaklanjuti. Kalau memang ditemukan unsur pidana, pasti akan dilimpahkan ke aparat penegak hukum, baik itu KPK, kejaksaan, atau kepolisian," ujar Dody, Rabu (28/5).
Hingga berita ini diturunkan, pejabat yang diduga terlibat dalam kasus tersebut belum memberikan tanggapan.*
(kp/j006)
JAKARTA Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel Ebenezer menyatakan akan menggugat Komisi Pemberantasa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Masinis Madya UPT Crew KA Tanah Abang, Daop 1 Jakarta, Septian Widi Subekti mengingatkan pentingnya kewaspadaan pengguna jalan s
NASIONAL
JAKARTA Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menanggapi usulan pemindahan gerbong khusus wanita ke bagian tengah rangkaian Kereta Rel Li
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik tegas kepada sejumlah pengusaha nasional yang dinilai masih menempatkan modal dan h
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong hilirisasi industri sebagai fondasi utama menuju kebang
NASIONAL
JAKARTA Fakta baru terungkap dalam persidangan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korba
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi kasus penyiraman air keras yang diduga melibatkan empat prajurit BAIS TNI terhadap ak
HUKUM DAN KRIMINAL
CILACAP Presiden Prabowo Subianto melontarkan ultimatum keras kepada para pejabat maupun kalangan intelektual yang dinilai tidak memilik
NASIONAL
JAKARTA Bareskrim Polri menetapkan eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, bersama empat orang lainnya sebagai tersangka dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa pendekatan Pemerintah Kota Medan dalam peringatan Hari Buruh Internasion
PEMERINTAHAN