BREAKING NEWS
Selasa, 22 Juli 2025

Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Meneriaki Menlu AS Antony Blinken di Kongres, Tuduhnya “Penjagal Gaza”

BITVonline.com - Kamis, 12 Desember 2024 09:50 WIB
26 view
Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Meneriaki Menlu AS Antony Blinken di Kongres, Tuduhnya “Penjagal Gaza”
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

AS -Aksi protes mencuat dalam sidang Kongres Amerika Serikat, Rabu (11/12/2024), saat Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken memberikan kesaksian terkait penarikan pasukan AS yang kacau dari Afghanistan. Sekelompok pengunjuk rasa pro-Palestina meneriaki Blinken dengan kata-kata keras, termasuk “Blinken jahanam” dan “penjagal Gaza.”

Protes tersebut mencuat ketika Blinken memulai pernyataan di hadapan panel DPR yang membahas kebijakan luar negeri AS. Salah seorang pengunjuk rasa berteriak, “Hentikan pembunuhan anak-anak di Gaza,” sambil memegang poster bertuliskan “Hentikan Pengeboman Anak-Anak.” Sementara itu, pengunjuk rasa lainnya mengungkapkan keheranannya terhadap peran AS dalam konflik yang terjadi di Gaza, menyatakan, “Saya tak habis pikir bagaimana Anda bisa tidur nyenyak ketika Anda membunuh begitu banyak anak di tenda-tenda Gaza.”

Pengunjuk rasa tersebut kemudian dikeluarkan dari ruang sidang setelah interupsi mereka mengganggu jalannya sidang. Meskipun diteriaki, Blinken tetap melanjutkan kesaksiannya, membahas kebijakan luar negeri AS dan tantangan yang dihadapi negara dalam mengatasi berbagai krisis global.

Aksi protes tersebut juga mencerminkan ketegangan yang terus berkembang terkait dukungan AS terhadap Israel. Sejak awal konflik antara Israel dan Palestina, khususnya setelah serangan brutal militer Israel di Gaza, Amerika Serikat telah memberikan hampir 70% pasokan persenjataan dan dukungan diplomatik yang signifikan kepada Israel.

Namun, dukungan ini menuai kecaman internasional, terutama terkait dengan tingginya jumlah korban jiwa di Gaza. Lebih dari 44.800 warga Palestina, mayoritas perempuan dan anak-anak, tewas akibat serangan Israel yang dimulai pada 7 Oktober 2023 setelah serangan kelompok perjuangan Palestina, Hamas.

Dalam beberapa pekan terakhir, komunitas internasional semakin menyoroti tindakan Israel di Gaza. Pada bulan November, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pemimpin Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, dengan tuduhan kejahatan perang dan pelanggaran hak asasi manusia di Gaza.

Selain itu, Israel juga menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas agresi militer yang dilakukan terhadap wilayah kantong Palestina tersebut.

Aksi protes yang terjadi di Kongres AS ini mencerminkan ketegangan global yang melibatkan kebijakan luar negeri Amerika Serikat, serta sorotan internasional terhadap peran AS dalam mendukung Israel selama konflik Gaza yang terus berlangsung.

(N/014)

Tags
komentar
beritaTerbaru