81 Tahun Merdeka, Perempuan Paramadina: Baru 17 Persen Perempuan Duduki Posisi Puncak Strategis
JAKARTA Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka, perempuan dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan untuk mendapatkan ruang yang s
NASIONAL
JAKARTA — Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menyatakan bahwa serangan militer Israel ke Iran merupakan bentuk manuver politik putus asa dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Ia mengingatkan dunia internasional agar tidak terkecoh dengan upaya pengalihan isu tersebut dan tetap fokus pada agresi Israel di Gaza yang belum dihentikan.
"Ini bukan soal eksistensi Israel, ini soal eksistensi politik Netanyahu. Dunia internasional tidak boleh terkecoh. Fokus utama tetap harus pada genosida terhadap rakyat Palestina," tegas Sukamta dalam keterangan tertulis, Minggu (15/6/2025).
Menurutnya, langkah Netanyahu menyerang Iran merupakan taktik untuk mengalihkan perhatian dunia dari krisis legitimasi yang dihadapinya di dalam negeri dan menurunnya dukungan global terhadap kebijakan militer Israel di wilayah Palestina.
Sukamta menilai bahwa serangan ini berpotensi menjerumuskan komunitas internasional ke dalam konflik baru yang diskenariokan oleh Israel, sehingga membuat perhatian terhadap penderitaan warga Palestina menjadi terpecah.
"Jangan biarkan serangan ke Iran ini menjadi pengalih perhatian yang membuat dunia melupakan kejahatan utama yang sedang berlangsung," ujarnya.
Ia juga mendesak negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), termasuk Indonesia, untuk tetap konsisten menolak segala bentuk kejahatan kemanusiaan dan tidak ikut terseret dalam provokasi militer yang dilancarkan Israel.
"Kita harus tetap berpihak pada keadilan dan kemanusiaan. Palestina masih dijajah, rakyatnya masih dibunuh. Dunia harus tetap bersuara lantang terhadap kejahatan itu, bukan justru terpecah fokus karena skenario provokasi baru," lanjutnya.
Di sisi lain, situasi di Israel juga makin tegang. Sirene peringatan berbunyi di berbagai wilayah utara dan tengah negara tersebut, Minggu (15/6/2025) waktu setempat.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan rudal sedang diaktifkan untuk mencegat serangan lanjutan dari Iran.
"Sistem pertahanan sedang diaktifkan untuk mencegat ancaman tersebut," bunyi pernyataan IDF.
Warga Israel diimbau untuk tetap berada di dekat tempat perlindungan, meminimalkan aktivitas di ruang publik, dan menghindari kerumunan sebagai langkah antisipasi serangan balasan.
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya konflik kawasan yang menyulut kekhawatiran akan eskalasi perang regional yang lebih luas dan berisiko mengguncang stabilitas global.*
(in/a008)
JAKARTA Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka, perempuan dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan untuk mendapatkan ruang yang s
NASIONAL
KUTAI KARTANEGARA PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menggelar pemeriksaan kesehatan mata bagi pelajar sekolah dasar di wilayah Delta Mahak
KESEHATAN
NAGEKEO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa magnitudo (M) 7,7 yang menggunc
PERISTIWA
JAKARTA Sebanyak 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional resmi dikukuhkan WakilWakil Presiden Gibran Ra
NASIONAL
JAKARTA Partai Gerindra menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah mencatat sejumlah capaian positif selama 21 bulan terakhir.
POLITIK
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan wacana pemberian kewarganegaraan ganda bagi talenta tertentu yang
NASIONAL
JAKARTA Presiden ke5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dipastikan tidak menghadiri upacara HUT ke81
NASIONAL
NUSANTARA Istana Wakil Presiden (Wapres) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, telah rampung dibangun dan ditargetkan mulai dig
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengukuhkan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat 2026 di
NASIONAL
WONOSOBO Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti memastikan pemerintah menyiapkan bantuan bagi sekolah dan
NASIONAL