Pemerintah Akan Terapkan WFH Satu Hari Seminggu Setelah Lebaran: Hemat 1/5 Konsumsi BBM
JAKARTA Pemerintah Indonesia berencana menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam seminggu untuk mengatasi dampak krisis
EKONOMI
JAKARTA – Ketua Dewan Pakar Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah, Prof. Muhammad Amin Abdullah, menyampaikan bahwa Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, atau Bung Karno, dihormati dunia berkat empat peran besar yang melekat sepanjang hidupnya.
Dalam acara haul ke-55 Bung Karno yang digelar oleh DPP PDI Perjuangan dan PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) di Jakarta, Sabtu (21/6), Amin menjelaskan bahwa Bung Karno dikenal luas melalui empat peran monumental yang disebutnya sebagai 4P, yaitu Proklamator, Penggali Pancasila, Presiden Pertama, dan Pembaharu Pemikiran Keislaman.
"Dengan P pertama sebagai proklamator, Bung Karno bukan hanya memerdekakan Indonesia, tapi juga mendorong 49 negara Asia dan Afrika untuk lepas dari penjajahan dalam satu dekade awal kepemimpinannya," ujar Amin.
Lebih lanjut, ia menyebutkan Bung Karno sebagai penggali Pancasila membuatnya dikagumi sebagai pemikir besar dari Dunia Timur.
Pidato Bung Karno di Sidang Umum PBB pada 30 September 1960 berjudul "To Build The World Anew" disebut telah menggugah para pemimpin dunia.
Sebagai presiden pertama, Bung Karno dikenang sebagai pemimpin yang membangun fondasi bangsa dengan keberanian dan visi yang melampaui zamannya, mengelola Indonesia yang saat itu berpenduduk sekitar 90 juta jiwa pasca-kemerdekaan.
Tak kalah penting, Bung Karno juga dikenal sebagai pembaharu pemikiran Islam.
Amin menjelaskan bahwa Bung Karno mendorong umat Islam meninggalkan taklid buta serta menyerukan agar memahami agama secara rasional.
"Bung Karno menekankan agar umat Islam memahami Islam dari apinya, bukan dari abunya," ungkap Amin.
Ia juga mengingatkan kembali bahwa Bung Karno sejak awal sudah mengkritik konsep kesenjangan sosial dalam praktik keberagamaan, termasuk penggunaan gelar seperti sayyid dan konsep khalifah, yang kini muncul kembali dalam bentuk istilah seperti habib dan khilafah.
Amin menilai pemikiran Bung Karno tetap relevan dalam menjawab tantangan keberagamaan di era modern yang mengedepankan inklusivitas dan persatuan.
"Warisan pemikiran Bung Karno penting untuk menjaga semangat kebangsaan, rasionalitas dalam beragama, dan toleransi dalam kehidupan sosial masyarakat," pungkasnya.*
(at/a008)
JAKARTA Pemerintah Indonesia berencana menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam seminggu untuk mengatasi dampak krisis
EKONOMI
JAKARTA Tim Rukyat Hilal Kementerian Agama (Kemenag) mengonfirmasi bahwa 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri 2026 diperkirakan jat
NASIONAL
JAKARTA Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Mabes Polri mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi keamanan dan ketertiban (Kamt
NASIONAL
MEDAN Menyambut hari kemenangan Idul Fitri 1447 H, umat Islam di seluruh dunia tengah mempersiapkan diri untuk merayakan hari raya terbe
AGAMA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengingatkan seluruh penyelenggara negara dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menolak
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026) sore.
NASIONAL
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hari ini menerima kunjungan Presiden ke5 RI yang juga Ketua Umum PDIP, Megawati
NASIONAL
LANGKAT Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Ketua DPD II Partai Kebangkitan Nasional (PKN) Kabupaten Langkat, Abd Rasyid
NASIONAL
BANDA ACEH Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Aceh, Marlina Muza
PEMERINTAHAN
JAKARTA Dalam hitungan jam, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Ray
AGAMA