Prakiraan Cuaca Sumut Hari Ini, Kamis 21 Mei 2026: Sebagian Besar Wilayah Berawan
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Sumatera Utara pada Kamis, 21 Mei 2026
NASIONAL
JAKARTA -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti ketidakjelasan data penerima subsidi LPG 3 kilogram (tabung gas melon) yang diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, menyebutkan bahwa data penerima subsidi saat ini masih rancu dan tidak spesifik.
“Dalam kajian KPK, subsidi melon ini memang tidak spesifik. Penerima subsidi disebutkan untuk masyarakat miskin dan UMKM, terutama di sektor kuliner. Namun, data detail tentang kedua kelompok ini belum tersedia,” ujar Pahala di Gedung KPK, Jakarta, Senin (9/12/2024).
Pahala memberikan contoh kasus di Bali. Berdasarkan kajian lembaga terkait, keluarga miskin sebenarnya hanya membutuhkan 4 tabung LPG 3 kg per bulan. Namun, alokasi subsidi di lapangan jauh melebihi kebutuhan tersebut.
“Di Bali, satu keluarga miskin dialokasikan 38 tabung per bulan. Di Jakarta, angkanya bahkan mencapai 58 tabung. Ini menunjukkan alokasi yang berlebihan,” tegasnya.
Menurut Pahala, sebagian besar kelebihan tabung tersebut diduga dialihkan ke pelaku usaha kecil yang tidak terdata secara resmi. “Masalahnya, kita tidak memiliki database usaha kecil yang membutuhkan gas untuk memasak. Akibatnya, alokasi subsidi tidak akurat,” tambahnya.
Pahala mengungkapkan bahwa jika data penerima subsidi LPG 3 kg dapat diperbaiki, negara berpotensi menghemat hingga Rp 50 triliun. Untuk itu, KPK telah menyurati Kementerian ESDM agar segera merevisi aturan terkait.
“Peraturan Menteri ESDM-nya sudah kami surati sekitar 2–3 bulan lalu. Kami meminta agar aturan tersebut diperjelas, khususnya menyebutkan secara spesifik siapa yang berhak menerima subsidi LPG 3 kg,” tuturnya.
KPK berharap Kementerian ESDM dapat segera menindaklanjuti rekomendasi ini agar subsidi LPG tepat sasaran. “Jika data lebih akurat, maka subsidi ini bisa benar-benar dinikmati oleh masyarakat miskin dan UMKM yang membutuhkan,” pungkas Pahala.
(N/014)
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Sumatera Utara pada Kamis, 21 Mei 2026
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
ANYER Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan mampu menangani seluruh penghitungan kerugian n
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN