Bantah Sekolah Rakyat Tak Bermutu, Seskab Teddy: 43 Ribu Anak Putus Sekolah Kini Kembali Belajar
JAKARTA Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya menanggapi pandangan yang menyebut Sekolah Rakyat tidak bermutu. Teddy
PENDIDIKAN
JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa proses seleksi calon Ketua dan Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025–2030 akan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan bebas intervensi.
Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (3/7/2025), Sri Mulyani memastikan bahwa seleksi dilakukan tanpa pungutan biaya dan tidak membuka ruang bagi pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan.
"Panitia seleksi tidak memungut biaya dalam pelaksanaan seleksi. Keputusan panitia bersifat final, mengikat, dan tidak dapat diganggu gugat," tegas Sri Mulyani.
Ia menambahkan, seleksi ini diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 42/P/2025 dan melibatkan panitia lintas lembaga seperti Bank Indonesia, OJK, serta profesional dari sektor perbankan dan asuransi untuk menjamin objektivitas dan independensi.
Seleksi akan dilakukan dalam lima tahap, dimulai dari administrasi, verifikasi rekam jejak, masukan masyarakat, pemeriksaan kesehatan, asesmen kepemimpinan dan keterampilan interpersonal, hingga wawancara langsung dengan panitia.
Sri Mulyani juga mewanti-wanti masyarakat untuk waspada terhadap penipuan oleh pihak yang mengaku dapat membantu proses seleksi.
"Peserta wajib menandatangani surat pernyataan untuk mengikuti proses seleksi dengan jujur dan siap menerima seluruh keputusan panitia seleksi tanpa syarat," tambahnya.
Ia menegaskan kembali bahwa panitia tidak menyediakan atau mengganti biaya apa pun selama proses seleksi berlangsung.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi https://seleksidesdklps.kemenkeu.go.id.
Pendaftaran dibuka mulai 4 Juli 2025 pukul 08.00 WIB hingga 10 Juli 2025 pukul 23.59 WIB.
Seleksi terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia yang memenuhi kualifikasi, seperti pengalaman minimal 10 tahun di sektor jasa keuangan, bebas kasus hukum, dan tidak memiliki konflik kepentingan dengan perbankan atau asuransi.
"Proses ini dirancang untuk menjaring figur terbaik dengan integritas tinggi dalam mengelola sistem penjaminan simpanan nasional," tutup Sri Mulyani.*
(lp/a008)
JAKARTA Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya menanggapi pandangan yang menyebut Sekolah Rakyat tidak bermutu. Teddy
PENDIDIKAN
MEDAN Perempuan berinisial WLG, mantan istri anggota polisi yang ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di Medan, Sumatera Utara,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut kinerja dua tahun pemeri
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengisi malam minggu bersama warga Medan Tembung pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Melalui kegi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Gedung Kesenian Jakarta menjadi ruang perjumpaan beragam ekspresi seni tradisi dalam Festival Bedhayan ke6 Tahun 2026 yang dige
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Polda Metro Jaya akan memanggil mantan ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, berinisia
HUKUM DAN KRIMINAL
SERDANG BEDAGAI Seorang perempuan lanjut usia bernama Rasiyah, 69 tahun, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan cucu kandungnya send
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sepasang suami istri, Budi Ikhsan, 66 tahun, dan Nurhayati Damanik, 58 tahun, ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinan atas temuan ratusan senjata,
NASIONAL
JAKARTA Jengkol dikenal sebagai salah satu bahan makanan dengan cita rasa khas yang digemari banyak orang. Namun, aroma yang menyengat dan
KESEHATAN