Ditanya Soal 2.000 SGD Hilang dari Amplop Bupati Kuansing, Raja Juli Cuma Jawab 'Maaf'
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
Riyadh– Pada Sabtu (7/12/2024), Pangeran Turki Al Faisal, mantan kepala intelijen Saudi, mengecam Israel sebagai negara “genosidal” dan “apartheid” dalam pidatonya di Konferensi Dialog Manama yang diadakan di Bahrain. Ia juga menyoroti perlunya membawa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk menghadapi tuduhan kejahatan perang.
Pernyataan keras ini mengungkapkan ketegangan yang meningkat di wilayah tersebut setelah pembicaraan normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel dihentikan menyusul dimulainya perang Gaza. Pangeran Turki mengutip laporan dari kelompok hak asasi manusia internasional yang menyebut Israel bukan hanya negara kolonial tetapi juga melakukan genosida terhadap rakyat Gaza.“Israel hari ini, menurut kelompok hak asasi manusia internasional, bukan hanya negara kolonial apartheid, tetapi juga negara genosidal,” ujar Pangeran Turki. Ia menambahkan, “Sudah saatnya dunia untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membawa mereka yang dituduh oleh Mahkamah Pidana Internasional ke pengadilan.”
Komentar ini muncul setelah ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, yang diduga terlibat dalam kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang. Tuduhan serupa juga dilontarkan oleh Amnesty International, meskipun Israel membantah klaim tersebut dan menyebutnya sebagai propaganda.Pangeran Turki, yang juga merupakan mantan duta besar Saudi untuk AS, mengungkapkan harapannya terhadap peran yang bisa dimainkan Presiden terpilih AS, Donald Trump, dalam membawa perdamaian ke Timur Tengah. “Negara-negara sahabat di kawasan ini berharap agar Tuan Trump melanjutkan apa yang telah ia mulai sebelumnya, untuk membawa perdamaian dengan huruf kapital di Timur Tengah,” ujar Pangeran Turki.Pernyataan tersebut juga mencerminkan ketegangan yang semakin besar di kawasan setelah perang Gaza yang dimulai pada 7 Oktober 2023, setelah serangan besar-besaran oleh Hamas terhadap wilayah Israel. Perang tersebut telah menyebabkan ribuan korban jiwa di Gaza, dengan angka kematian mencapai lebih dari 44.000 orang, mayoritas warga sipil.
Selain itu, dalam sidang Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam di Riyadh bulan lalu, Putra Mahkota Mohammed bin Salman juga menuduh Israel melakukan genosida terhadap rakyat Palestina. Tuduhan tersebut kembali mencuat di tengah pertempuran yang tak kunjung usai di Gaza.Pangeran Turki menambahkan bahwa kehadiran Trump, yang memiliki mandat kuat dari pemilih Amerika, dapat memainkan peran penting dalam memberikan kepemimpinan global dan memulai perubahan positif di Timur Tengah.“Sudah saatnya Amerika, di bawah kepemimpinan Anda, mengubah arah kawasan yang bermasalah ini,” kata Pangeran Turki menutup pidatonya. (JOHANSIRAIT)
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
KARO Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permintaan maaf kepada warga Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menyusul dugaa
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah memberikan pilihan kepada siswa sekolah dasar (SD) dalam menentukan
NASIONAL
BANDA ACEH Sebanyak 215 personel gabungan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan Expo dalam rangka
PERISTIWA
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menegaskan tidak akan mundur dalam menghadapi perkara dugaan tudingan ijazah palsu Presiden k
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar Indonesia membuka peluang kewarganegaraan ganda bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yan
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota
PEMERINTAHAN
BALIKPAPAN PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) berhasil meningkatkan produktivitas sejumlah sumur migas di Kalimantan Timur melalui pen
EKONOMI
JAKARTA Patriot Bond diproyeksikan menjadi salah satu instrumen untuk menghimpun dana murah dalam jumlah besar di luar APBN guna membiay
EKONOMI