Airlangga Klaim Pengusaha Sambut Positif Pembentukan BUMN Ekspor DSI
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut rencana pembentukan BUMN ekspor Danantara Sumber Daya Indone
EKONOMI
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina.
Salah satu nama yang paling menyita perhatian adalah pengusaha Mohammad Riza Chalid, yang kini resmi menyandang status tersangka.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, dalam konferensi pers di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis malam (10/7/2025).
Riza Chalid, yang dikenal sebagai pemilik manfaat (beneficial owner) PT Navigator Khatulistiwa dan PT Orbit Terminal Merak, disebut telah tiga kali mangkir dari pemeriksaan Kejagung. Saat ini, keberadaan Riza dilaporkan berada di Singapura, dan Kejagung telah menjalin koordinasi dengan otoritas hukum di sana untuk menempuh langkah-langkah hukum selanjutnya.
"Kami sudah bekerja sama dengan perwakilan kejaksaan Indonesia di luar negeri, khususnya di Singapura, dan telah menempuh langkah-langkah untuk mendatangkan yang bersangkutan," kata Abdul Qohar.
Intervensi Kebijakan Pertamina dan Kerugian Rp 285 Triliun
Riza Chalid diduga kuat terlibat dalam intervensi kebijakan tata kelola PT Pertamina bersama beberapa tersangka lainnya, di antaranya Hanung Budya (mantan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina), Alfian Nasution, dan Gading Ramadhan Joedo.
Dalam kasus ini, mereka disebut menyusun skema kerja sama penyewaan terminal BBM Merak yang tidak dibutuhkan Pertamina, menghapus skema kepemilikan aset, dan menetapkan harga kontrak yang sangat tinggi—yang berujung pada kerugian negara mencapai Rp 285 triliun.
Angka ini jauh melonjak dibandingkan perhitungan sebelumnya yang hanya menyentuh Rp 193,7 triliun.
"Berdasarkan perhitungan pasti, total kerugian negara saat ini mencapai Rp 285.017.731.964.389," ungkap Qohar.
18 Orang Tersangka, Termasuk Anak Riza Chalid
Penetapan Riza Chalid memperpanjang daftar tersangka menjadi 18 orang. Ironisnya, anaknya, Muhammad Kerry Andrianto Riza, telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut rencana pembentukan BUMN ekspor Danantara Sumber Daya Indone
EKONOMI
JAKARTA Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek di lingkungan Kementeria
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi dengan memperingatkan para pejabat agar tid
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan rasa syukur atas pembebasan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya di
INTERNASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Medan menuntut seorang anggota geng motor bernama Ragil Jawara dengan hukuman 20 tahun
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Dahlan IskanDOR!Mungkin tidak ada yang tewas oleh tembakan Presiden Prabowo di sidang pleno DPR kemarin. Tapi yang terluka pasti banya
OPINI
MEDAN Ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, aktivis, hingga masyarakat umum menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) dan disk
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menjajaki kerja sama dengan RS AnNisa untuk menghadirkan layanan kes
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri rapat arahan Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rek
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memaparkan sejumlah capaian transformasi layanan kesehatan di Kota Medan saat menerima ku
PEMERINTAHAN