Panpel Pastikan Stadion Teladan Medan Venue Piala AFF U-19 2026 Tanpa Penonton
MEDAN Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala AFF U19 Sumut, Andi Atmoko Panggabean memastikan, Stadion Teladan Medan digunakan sebagai sa
OLAHRAGA
JAKARTA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, menyoroti isu lingkungan hidup yang kian mengkhawatirkan, baik di Indonesia maupun secara global.
Dalam sambutannya saat peluncuran komunitas PKB Eco Generation (ECOGEN), Sabtu (12/7/2025), Cak Imin menyentil penggunaan istilah "wahabi lingkungan" yang sempat dilontarkan oleh tokoh publik terhadap kelompok pro-lingkungan.
Menurutnya, menyebut kelompok seperti Greenpeace dan WALHI sebagai ekstremis hanya karena mereka memperjuangkan pelestarian alam adalah bentuk penyederhanaan yang tidak proporsional.
"Beberapa waktu lalu ada yang menuduh para aktivis lingkungan sebagai wahabi lingkungan. Padahal, gerakan mereka muncul karena kerusakan lingkungan yang juga sangat ekstrem," ujarnya di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Cak Imin menegaskan bahwa situasi lingkungan hidup saat ini sudah memasuki fase krisis, bukan lagi sekadar perubahan iklim.
Ia menyebut kondisi ini sebagai "kehancuran iklim", yang membutuhkan respons cepat dan serius dari seluruh pihak.
"Saya sangat memahami gerakan lingkungan yang dianggap ekstrem, karena realitas yang kita hadapi jauh lebih ekstrem. Bukan lagi climate change, ini climate collapse," ungkapnya.
Ia menilai bahwa gerakan pro-lingkungan merupakan bagian penting dari perjuangan untuk menyelamatkan masa depan bumi dan generasi mendatang.
Dalam pidatonya, Cak Imin mengingatkan bahwa sejak tahun 2003, PKB telah menggagas konstitusi berbasis hijau sebagai landasan hukum untuk memperbaiki kebijakan yang tidak ramah lingkungan.
Namun, ia mengakui bahwa upaya tersebut belum maksimal karena terbatasnya kekuatan politik partainya di parlemen.
"Semua undang-undang yang tidak pro-lingkungan harus direvisi, tapi upaya ini tidak bisa kami lakukan sendiri," katanya.
Cak Imin menegaskan bahwa penyelamatan lingkungan harus dilakukan secara komprehensif, melalui pendekatan struktural (politik, kebijakan, hukum) dan gerakan sosial (komunitas dan advokasi lingkungan).
Ia pun menyampaikan apresiasi terhadap lahirnya komunitas PKB Ecogen, yang menjadi wadah gerakan kultural dalam isu lingkungan.
"Perubahan harus dilakukan bersama. Tidak cukup hanya dari pemerintah, tapi juga melalui gerakan masyarakat. Struktural dan kultural harus bersinergi," ujarnya.
Peluncuran PKB Ecogen menjadi bagian dari upaya partai untuk menggalang kekuatan kolektif dalam menghadapi tantangan iklim.
Cak Imin menekankan bahwa PKB akan terus memperjuangkan kebijakan pembangunan yang tidak mengorbankan kelestarian alam.
"Gerakan pro-lingkungan adalah kebutuhan zaman. Menjaga bumi adalah tugas bersama," tegasnya.*
(cn/a008)
MEDAN Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala AFF U19 Sumut, Andi Atmoko Panggabean memastikan, Stadion Teladan Medan digunakan sebagai sa
OLAHRAGA
MEDAN Sebanyak 23 tim skuad Thailand yang akan berlaga pada Piala AFF U19/ASEAN U19 Boys Championship 2026, 114 Juni 2026, menjalani se
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah resmi memulai masa transisi kebijakan ekspor satu pintu untuk sejumlah komoditas sumber daya alam strategis melalui P
EKONOMI
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (PT DSI) sebagai eksportir tunggal komodi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyatakan rencana Presiden ke7 RI Joko Widodo untuk berkeliling Indonesia mulai Juni 2026
POLITIK
JAKARTA Ulama kharismatik Indonesia, Said Aqil Siroj, mengingatkan pentingnya menjaga diri dari dorongan hawa nafsu yang dinilai menjadi
AGAMA
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa peserta Program Magang Nasional atau MagangHub dapat memperoleh sertifikasi k
NASIONAL
BANDA ACEH Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, membantu proses pemulangan jenazah seorang warga Kabupaten Pidie yang meninggal dunia di Mal
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan jumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah lolos verifikasi secara nasional
NASIONAL
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya ditujukan
NASIONAL