Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata komitmen Polri dalam memperkuat perlindungan anak lintas batas.
"Ini bukan sekadar kunjungan kerja. Ini adalah tonggak penting dalam membangun jejaring, berbagi strategi, serta memperkuat kerja sama penegakan hukum yang berfokus pada keselamatan anak di ruang digital," ujar Brigjen Nurul Azizah.
Ia juga memperkenalkan program unggulan Direktorat PPA dan PPO, yakni "Rise and Speak: Berani Bicara, Selamatkan Sesama" yang bertujuan mendorong korban, saksi, dan masyarakat untuk tidak diam terhadap kekerasan dan eksploitasi seksual anak.
"Kita menghadapi tantangan yang serupa di kawasan, dari kemiskinan, lemahnya pengawasan keluarga, hingga akses teknologi yang tidak diimbangi edukasi. Sinergi ini sangat strategis," tambahnya.
WCPC Tegaskan Komitmen Perlindungan Anak Tanpa Batas
Sementara itu, PBGEN Maria Sheila T. Portento, Acting Chief WCPC, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi kunci dalam mengatasi kejahatan transnasional.
"Perlindungan anak adalah isu kemanusiaan global. Kolaborasi antara Indonesia dan Filipina mencerminkan komitmen kita untuk menghadirkan sistem respons yang lebih kuat, menyeluruh, dan berkelanjutan," tegas Portento.
Pertemuan ini ditutup dengan kesepakatan untuk meningkatkan pelatihan bersama, pertukaran data intelijen, serta dukungan sistematis terhadap korban.*
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.