Kasus Bambang Tewas dan Fatur Dikeroyok Masih Didalami Polisi, Yusril Buka Suara
JAKARTA Polda Metro Jaya masih mendalami kasus tewasnya Bambang Setyawan, penjual cermin, serta dugaan pengeroyokan terhadap Faturrohman s
NASIONAL
JEMBRANA — Dalam upaya memperkuat pelayanan publik yang bersih dan profesional, Polres Jembrana menggelar Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Survei Responden Pelayanan Publik (Yanlik), Rabu (16/7/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Bertempat di Aula Polres Jembrana, kegiatan ini dihadiri sekitar 80 personel dari jajaran internal, dan dibuka langsung oleh Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K.
Dalam sambutannya, Kapolres menekankan bahwa capaian dalam pembangunan Zona Integritas tidak bisa diraih secara individu, melainkan melalui kerja tim dan kolaborasi seluruh elemen satuan kerja.
"Ini bukan kerja satu atau dua bagian saja. Mewujudkan WBK adalah komitmen bersama. Kita harus bergerak bersama dan terbuka menerima masukan, bahkan kritik sekalipun, demi perbaikan pelayanan," ujar Kapolres tegas.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan oleh Kabag Ren Polres Jembrana, AKP I Putu Adiastika, yang mengungkap bahwa survei E-PZI pada Juni 2025 mengalami penurunan jumlah responden dibandingkan bulan sebelumnya.
Meski demikian, secara total pada Triwulan II masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan Triwulan I.
Namun beberapa indikator pelayanan masih dinilai rendah (kategori C dan D), yang menjadi perhatian khusus dalam forum evaluasi ini.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, Kabag Ren menyampaikan sejumlah strategi perbaikan pelayanan, antara lain:
- Mengoptimalkan peran operator dalam menggali dan mendampingi responden.
- Menindaklanjuti feedback dari masyarakat secara konkret dan cepat.
- Meningkatkan publikasi dan sosialisasi layanan melalui berbagai kanal media, termasuk SuperApp Polri.
- Memperketat pengawasan disiplin dan etika pelayanan, serta mengedepankan keramahan petugas.
Mengakhiri rapat, Kapolres kembali menegaskan pentingnya disiplin, sikap, dan penampilan petugas, khususnya mereka yang berada di lini depan pelayanan.
"Jangan sampai masyarakat melihat kita sibuk bermain HP saat mereka sedang antre. Kebersihan, keramahan, dan profesionalitas harus selalu dijaga," pungkasnya.
Melalui rapat ini, Polres Jembrana menegaskan tekadnya untuk terus berbenah dan mengutamakan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi Polri menuju Polri Presisi.*
JAKARTA Polda Metro Jaya masih mendalami kasus tewasnya Bambang Setyawan, penjual cermin, serta dugaan pengeroyokan terhadap Faturrohman s
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya masih mendalami kasus tewasnya Bambang Setyawan, penjual cermin, serta dugaan pengeroyokan terhadap Faturrohman s
NASIONAL
JAKARTA Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bukan ukuran tunggal untuk men
EKONOMI
PONTIANAK Ribuan warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menggelar salat istisqa di halaman Masjid Raya Mujahidin untuk memohon hujan di t
PERISTIWA
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) meminta pemerintah mengevaluasi keberadaan Koperasi Merah Putih agar benarbenar menjadi kekua
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di Jalan PWI, Gang Gi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung bergerak stagnan sepanjang sepekan terakhir. Pada penutupan perda
EKONOMI
JEDDAH Indonesia mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengambil langkah nyata untuk merespons berbagai tindakan Israel di wilayah Pa
INTERNASIONAL
JAKARTA Harga emas Antam hari ini, Minggu (30/8/2026), masih bertahan di level Rp2.670.000 per gram. Harga tersebut tidak berubah dibandin
EKONOMI
ACEH TIMUR Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi mengimbau masyarakat tidak membuka atau mengelola lahan dengan cara membakar. Langkah t
NASIONAL