100% Sekolah di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet, Digitalisasi Pendidikan Dipercepat
MEDAN Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Seko
PENDIDIKAN
JAKARTA – Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut aksi demonstrasi bertajuk "Indonesia Gelap" didanai oleh pihak-pihak yang terlibat dalam korupsi.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) beberapa waktu lalu.
Ia menyinggung gelombang unjuk rasa yang sempat marak, termasuk aksi "Kabur Aja Dulu", dengan menyebut bahwa gerakan tersebut digerakkan oleh koruptor yang tidak ingin perubahan berlangsung di Indonesia.
Merespons hal itu, Usman Hamid menilai tudingan tersebut tidak disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara publik.
"Ini tuduhan serius yang tidak bisa hanya dilontarkan begitu saja. Tanpa data dan bukti yang jelas, pernyataan seperti ini justru bisa menyesatkan opini publik," tegas Usman dalam keterangannya, Senin (21/7).
Lebih lanjut, Usman menantang Istana, termasuk institusi keamanan seperti Mabes TNI, untuk menunjukkan bukti konkret jika memang ada keterlibatan koruptor dalam pendanaan aksi tersebut.
"Jika benar ada unsur pidana, maka mestinya dibuktikan melalui proses hukum yang transparan. Jangan hanya sebatas wacana politik," ujarnya.
Menurut Usman, pernyataan seperti itu bisa menjadi preseden berbahaya bagi kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat di ruang demokrasi.
Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan tuduhan yang menyasar gerakan sipil.
Aksi Indonesia Gelap dan Kabur Aja Dulu sebelumnya digelar oleh sejumlah kelompok sipil dan mahasiswa sebagai bentuk kritik terhadap situasi sosial-politik di Indonesia.
Aksi ini mendapat dukungan luas di media sosial dan digelar di sejumlah kota besar.
Presiden Prabowo dalam pernyataannya menyebut bahwa gerakan tersebut merupakan upaya menggagalkan agenda perbaikan bangsa, yang menurutnya ditunggangi oleh pihak-pihak berkepentingan, termasuk para koruptor.
MEDAN Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Seko
PENDIDIKAN
PADANG LAWAS Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Lawas menyita uang senilai Rp1,8 miliar dalam kasus dugaan korupsi dana Program Sawit Raky
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN Keputusan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mencabut izin 28 perusahaan yang merusak lingkungan di Sumatera Ut
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan mengeluhkan keterlambatan pencairan g
PEMERINTAHAN
MEDAN Polsek Sunggal berhasil menangkap pelaku penggelapan sepeda motor yang memanfaatkan aplikasi kencan untuk menjerat korbannya. Pela
HUKUM DAN KRIMINAL
LONDON Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu Raja Inggris Charles III sebelum menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi
NASIONAL
SAMPANG Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Fadilah Helmi, dikabarkan telah dijemput dan diamankan oleh Satuan Tugas Khusus (Satga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pengguna dompet digital DANA kini bisa mendapatkan saldo gratis hingga ratusan ribu rupiah melalui sejumlah fitur praktis yang t
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Pengelolaan parkir di Kota Padangsidimpuan yang dilakukan oleh Koperasi K24 memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapa
PEMERINTAHAN
MEDAN Tak sampai sepekan menjabat sebagai Kapolsek Sunggal, Kompol Muhammad Yunus Tarigan berhasil menangkap dua pelaku pencurian dengan
HUKUM DAN KRIMINAL