Presiden RI, Prabowo Subianto, meresmikan pembentukan 14 Kodaeral dalam upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer yang digelar di Pusdiklatpassus TNI AD, Batujajar, Bandung Barat, Minggu (10/8). (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
BANDUNG BARAT — Dalam upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer yang digelar di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) TNI AD, Batujajar, Bandung Barat, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan pembentukan 14 Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral).
Pembentukan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi TNI Angkatan Laut (AL) dengan menggantikan nomenklatur Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) di sejumlah wilayah strategis.
"Dengan ini, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, meresmikan pembentukan Kodaeral," tegas Prabowo dalam sambutannya yang disiarkan melalui kanal YouTube Puspen TNI pada Minggu (10/8).
Pembentukan Kodaeral ini bertujuan untuk memperkuat sistem pertahanan dan mempercepat respon TNI AL terhadap dinamika ancaman di berbagai wilayah Indonesia.
Berikut adalah daftar 14 Kodaeral yang telah diresmikan, beserta lokasi penempatannya serta komandan yang akan memimpin masing-masing Kodaeral:
1. Kodaeral I (Belawan) – Laksda TNI Deny Septiana
2. Kodaeral II (Padang) – Laksma TNI Sarimpunan Tanjung
3. Kodaeral III (Jakarta) – Laksma TNI Uki Prasetia
4. Kodaeral IV (Batam) – Laksma TNI Berkat Widjanarko
5. Kodaeral V (Surabaya) – Laksda TNI Ali Triswanto
6. Kodaeral VI (Makassar) – Laksda TNI Andi Abdul Aziz
7. Kodaeral VII (Kupang) – Laksma TNI Joni Sudianto
8. Kodaeral VIII (Manado) – Laksma TNI Dery Triesnanto Suhendi
9. Kodaeral IX (Ambon) – Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas
10. Kodaeral X (Jayapura) – Brigjen TNI (Mar) Werijon
11. Kodaeral XI (Merauke) – Laksma TNI Monang Hatorangan
Selain pembentukan Kodaeral, dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga meresmikan sejumlah pembentukan struktur organisasi lainnya.
Di antaranya, enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru, tiga Komando Daerah Angkatan Udara (Kodau), satu Komando Operasi Udara, serta enam Grup Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Tak ketinggalan, Prabowo juga meresmikan satu Brigade Infanteri Marinir, satu Resimen Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat), lima Batalyon Infanteri Marinir, dan lima Batalyon Komando Kopasgat.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya peran para pemimpin pasukan, termasuk panglima pasukan dan komandan brigade, untuk memimpin dari garis depan.
Ia mengingatkan agar para pemimpin TNI tidak hanya memimpin dari belakang, tetapi berada di tengah-tengah pasukan dalam kondisi yang paling berbahaya dan kritis.
"Saya telah lantik panglima-panglima, komandan-komandan brigade, orang-orang yang dipilih. Saudara-saudara sebagai pemimpin harus memimpin dari depan, memimpin di tengah-tengah pasukan, berada selalu di tempat yang paling bahaya, berada selalu di tempat yang paling kritis," ujar Prabowo dengan tegas.
Kepemimpinan dari garis depan ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin dan kesiapan pasukan TNI dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di masa depan.
Pembentukan dan penguatan struktur organisasi TNI, menurut Prabowo, merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan Indonesia yang lebih kuat dan aman, serta mampu mempertahankan kedaulatan negara.
Prabowo juga mengingatkan bahwa seluruh struktur yang telah dilantik harus siap untuk beroperasi dengan profesional dan menjaga semangat untuk selalu berada di tengah-tengah rakyat, serta tidak meninggalkan tugas negara demi kepentingan pribadi.*