37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
MEDAN – Exco Partai Buruh Provinsi Sumatera Utara bersama elemen Serikat Pekerja dan Serikat Buruh berencana menggelar aksi rutin setiap minggu di depan Kantor Gubernur Sumut, Bobby Nasution. Aksi akan dimulai pada Kamis, 28 Agustus 2025 mendatang.
Aksi ini membawa sejumlah tuntutan penting, khususnya terkait kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Sumut sebesar 8,5% hingga 10,5% untuk tahun 2026, serta desakan kepada Gubernur Bobby Nasution untuk mewujudkan program perumahan murah bagi buruh.
.jpeg)
"Kita mulai dari tanggal aksi serentak nasional. Khusus di Sumut, kita akan aksi seminggu sekali di Kantor Gubsu jika tuntutan ini tidak disahuti. Setiap Kamis, sampai ada respons nyata," kata Willy Agus Utomo, Ketua Exco Partai Buruh Sumut sekaligus Ketua FSPMI Sumut, Senin (11/8).
Willy juga menyampaikan bahwa aksi ini sekaligus membawa tuntutan nasional, yaitu:
Menghapus sistem outsourcing dan kerja kontrak,
Mendesak pengesahan UU Ketenagakerjaan yang baru.
Menurutnya, sejauh ini program Gubernur Sumut Bobby Nasution yang berpihak pada buruh belum terlihat jelas.
"Upah di Sumut termasuk rendah dibanding daerah industri lainnya, padahal Sumut termasuk wilayah industri besar di Indonesia," jelasnya.
Kondisi Buruh Masih Memprihatinkan
Willy mengungkapkan bahwa rendahnya upah berdampak langsung pada daya beli masyarakat, terutama buruh yang masih banyak hidup dengan cara menyewa rumah dan terjebak utang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
"Buruh di Sumut masih hidup gali lubang tutup lubang. Bayar kontrakan susah, beli rumah pun tak mampu. Maka Gubsu seharusnya responsif dengan program perumahan rakyat untuk buruh, sesuai janji kampanye Pak Prabowo," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa bila Gubernur Bobby menunjukkan keberpihakan nyata terhadap buruh, pihaknya siap memberikan dukungan penuh.
"Kami siap dukung kebijakan Gubsu sepanjang beliau berpihak pada kesejahteraan buruh. Tapi kalau tidak, aksi ini akan terus berlanjut," tutup Willy.*
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN