Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, secara resmi mengukuhkan 44 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2025 dalam sebuah upacara khidmat di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, pada Rabu malam (13/8/2025).
Upacara pengukuhan berlangsung dengan penuh semangat nasionalisme dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Plt. Sekda Aceh, unsur Forkopimda Aceh, perwakilan Kesbangpol dan Linmas, serta para pimpinan SKPA terkait.
Para anggota Paskibraka yang dikukuhkan merupakan putra-putri terbaik dari seluruh kabupaten/kota se-Aceh, yang telah melewati proses seleksi ketat dan pembinaan intensif.
Mereka akan mengemban tugas mulia sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, pada 17 Agustus 2025.
Dalam sambutannya, Gubernur Mualem menyampaikan apresiasi tinggi kepada para anggota Paskibraka yang baru saja dikukuhkan.
Ia menekankan bahwa menjadi bagian dari Paskibraka bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga amanah sejarah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebangsaan.
"Adik-adik yang berdiri tegak di hadapan kita hari ini adalah wujud semangat dan dedikasi generasi muda Aceh. Tugas mengibarkan bendera bukan sekadar kegiatan upacara, melainkan simbol kehormatan dan pengingat akan perjuangan para pahlawan bangsa," tutur Mualem.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pelatih dan pembina yang telah mendampingi proses pembentukan karakter dan keterampilan para Paskibraka.
Menurutnya, sinergi dari berbagai pihak menjadi kunci sukses dalam menghadirkan kader muda yang unggul.
Gubernur Mualem turut mengajak seluruh anggota Paskibraka untuk menjadikan pengalaman ini sebagai awal dari perjalanan panjang pengabdian kepada daerah, bangsa, dan negara.
Ia berharap mereka kelak dapat menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang tangguh, berkarakter, dan cinta tanah air.
"Jadikan momen ini sebagai batu loncatan untuk terus berkembang. Kalian adalah cerminan harapan Aceh yang lebih maju dan bermartabat," pesan Mualem dengan penuh harap.
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK