Kejar-kejaran Subuh di Medan! Polsek Sunggal Sikat 5 Remaja Geng Motor, Sajam 1 Meter Disita
MEDAN Tim Patroli Siaga Reserse Polsek Sunggal mengamankan lima remaja yang diduga terlibat tawuran antargeng motor di kawasan Jalan Sun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang akan menghapus pemberian tantiem atau bonus kepada para komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya reformasi tata kelola BUMN agar lebih profesional dan akuntabel.
Rivqy menegaskan bahwa komisaris BUMN harus bekerja secara optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan dan memastikan peningkatan kinerja perusahaan.
Ia menyebut, pemberian bonus semestinya didasarkan pada capaian kinerja yang nyata, bukan sebagai bentuk formalitas belaka.
"Komisaris BUMN harus berfokus pada pengawasan dan peningkatan performa perusahaan. Jika tidak ada kontribusi yang signifikan, maka tidak sepantasnya menerima tantiem," ujar Rivqy saat diwawancarai di Jakarta, Sabtu (16/8/2025).
Lebih lanjut, legislator dari Fraksi PKB tersebut juga mendukung rencana penghapusan tantiem bagi direksi BUMN apabila perusahaan dalam kondisi merugi.
Menurutnya, prinsip meritokrasi dan akuntabilitas harus dijunjung tinggi dalam pengelolaan perusahaan negara.
"Jika perusahaan mengalami kerugian, direksi juga tidak layak mendapatkan tantiem. Bonus hanya seharusnya diberikan ketika ada kinerja positif yang membawa manfaat bagi negara dan masyarakat," imbuhnya.
Rivqy yang berasal dari Daerah Pemilihan Jawa Timur IV juga menyambut baik rencana Presiden untuk memangkas jumlah komisaris di tubuh BUMN.
Ia menilai, efisiensi dalam struktur organisasi BUMN merupakan langkah yang tepat guna mendukung profesionalisme.
"Pemangkasan jumlah komisaris sangat relevan. Jumlahnya tidak perlu terlalu banyak, cukup empat hingga lima orang agar lebih efektif dan efisien," jelasnya.
Ia berharap, kebijakan yang diusung Presiden Prabowo ini dapat menjadi momentum dalam melakukan reformasi tata kelola BUMN, menjadikan perusahaan negara lebih transparan, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada kepentingan publik.
MEDAN Tim Patroli Siaga Reserse Polsek Sunggal mengamankan lima remaja yang diduga terlibat tawuran antargeng motor di kawasan Jalan Sun
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ingin melahirkan sosok pemimpin baru dari kalangan kader yang terinspirasi dari perjalanan poli
POLITIK
MEDAN Tim gabungan Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl) yang diangkut
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengusulkan revisi UndangUndang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan untuk mengatur pela
NASIONAL
JAKARTA Pendiri Microsoft, Bill Gates, memperingatkan bahwa peralihan menuju ekonomi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intellig
INTERNASIONAL
JAKARTA Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai perlu memperkuat mesin partai hingga tingkat akar rumput dan tidak hanya mengandalkan
NASIONAL
MEDAN Polres Tebing Tinggi menangkap seorang pemuda berinisial DV (22) di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara. DV diduga m
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil BYD Denza dan sejumlah kendaraan terjadi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepat di de
PERISTIWA
LANGKAT Tiga rumah warga di Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ludes terbakar menjela
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut untuk membantu upaya
PEMERINTAHAN