Ternyata Ini Alasan Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah melakukan e
NASIONAL
JAKARTA — Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang akan menghapus pemberian tantiem atau bonus kepada para komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya reformasi tata kelola BUMN agar lebih profesional dan akuntabel.
Rivqy menegaskan bahwa komisaris BUMN harus bekerja secara optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan dan memastikan peningkatan kinerja perusahaan.
Ia menyebut, pemberian bonus semestinya didasarkan pada capaian kinerja yang nyata, bukan sebagai bentuk formalitas belaka.
"Komisaris BUMN harus berfokus pada pengawasan dan peningkatan performa perusahaan. Jika tidak ada kontribusi yang signifikan, maka tidak sepantasnya menerima tantiem," ujar Rivqy saat diwawancarai di Jakarta, Sabtu (16/8/2025).
Lebih lanjut, legislator dari Fraksi PKB tersebut juga mendukung rencana penghapusan tantiem bagi direksi BUMN apabila perusahaan dalam kondisi merugi.
Menurutnya, prinsip meritokrasi dan akuntabilitas harus dijunjung tinggi dalam pengelolaan perusahaan negara.
"Jika perusahaan mengalami kerugian, direksi juga tidak layak mendapatkan tantiem. Bonus hanya seharusnya diberikan ketika ada kinerja positif yang membawa manfaat bagi negara dan masyarakat," imbuhnya.
Rivqy yang berasal dari Daerah Pemilihan Jawa Timur IV juga menyambut baik rencana Presiden untuk memangkas jumlah komisaris di tubuh BUMN.
Ia menilai, efisiensi dalam struktur organisasi BUMN merupakan langkah yang tepat guna mendukung profesionalisme.
"Pemangkasan jumlah komisaris sangat relevan. Jumlahnya tidak perlu terlalu banyak, cukup empat hingga lima orang agar lebih efektif dan efisien," jelasnya.
Ia berharap, kebijakan yang diusung Presiden Prabowo ini dapat menjadi momentum dalam melakukan reformasi tata kelola BUMN, menjadikan perusahaan negara lebih transparan, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada kepentingan publik.
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah melakukan e
NASIONAL
JAKARTA Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai penanganan kejahatan jalanan seperti begal sebaiknya tetap menjadi kewenangan kep
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026. Pelemahan terjadi di tengah
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka nyaris stagnan dengan kecenderungan melemah tipis pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026.
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Rabu, 3 Juni 2026, terpantau tidak mengalami perubahan atau stagnan diband
EKONOMI
JAKARTA Tersangka kasus dugaan penyebaran tuduhan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo, Roy Suryo, merespons santai penetapan berka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana merespons santai keputusan Presiden Prabowo Subianto yang memberhentikan
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang melakukan evaluasi dan pergantian pimp
NASIONAL
OlehMohammad Aliman ShahmiPENCOPOTAN Dadan Hindayana dari pucuk Badan Gizi Nasional (BGN) seharusnya tidak dibaca sebagai sekadar pergantia
OPINI
JAKARTA Tabel Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 dengan plafon pinjaman Rp100 juta menjadi salah satu informasi yang banyak dicari pelak
EKONOMI