Motor Hilang Beruntun di Lapangan Merdeka, Rico Waas Janji Evaluasi Sistem Parkir dan Keamanan
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan akan melakukan evaluasi terhadap sistem pengelo
PEMERINTAHAN
BULELENG – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto secara resmi menutup Latihan Menembak Senjata Kendaraan Tempur (Ranpur) Denkav 4/Simha Pasupati Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Tembak Dodiklatpur, Pulaki, Singaraja, pada Rabu (27/8/2025).
Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dengan kehadiran para tokoh penting dari berbagai unsur.
Hadir dalam kegiatan ini Komandan Pussenkav TNI AD Mayjen TNI Eko Susetyo, Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya, perwakilan Kejati Bali, pejabat utama Kodam IX/Udayana, Wakil Bupati Buleleng, serta unsur Forkopimda Kabupaten Buleleng.
Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana menegaskan bahwa latihan menembak ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus kesiapsiagaan tempur satuan Kavaleri dalam menghadapi tantangan masa depan.
"Modernisasi alat utama sistem senjata (Alutsista) dan peningkatan kualitas SDM adalah kunci untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks. Latihan ini menunjukkan kesiapan operasional Denkav 4/SP dalam mengoperasikan berbagai persenjataan, seperti kanon, SMB, dan SMS," jelas Pangdam.
Momentum penting dalam acara ini ditandai dengan penandatanganan Prasasti Tarantula oleh Pangdam IX/Udayana, disaksikan oleh Danpussenkav, Kapolda Bali, dan undangan lainnya.
Selain itu, penghargaan kehormatan Brivet Yudha Bramasta Wiratama juga disematkan kepada para tokoh oleh Mayjen TNI Eko Susetyo, termasuk kepada Pangdam, Kapolda, dan Wakil Bupati Buleleng.
Brivet ini merupakan tanda kehormatan Korps Kavaleri TNI AD bagi tokoh yang telah menyelesaikan pelatihan menembak senjata kanon Ranpur.
Tak hanya fokus pada latihan tempur, kegiatan ini juga diselingi dengan kegiatan sosial berupa penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar, serta karya bakti di tempat-tempat ibadah, menunjukkan wajah humanis TNI yang senantiasa hadir untuk rakyat.
Pangdam IX/Udayana menutup kegiatan dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan latihan dengan penuh dedikasi dan disiplin tinggi.
"Profesionalisme adalah kunci keberhasilan tugas. Terus tingkatkan kemampuan, jaga semangat juang, dan tetaplah menjadi prajurit kebanggaan rakyat demi tegaknya kedaulatan NKRI," tegas Pangdam.
Kegiatan ini menjadi simbol nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga pertahanan negara sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan.*
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan akan melakukan evaluasi terhadap sistem pengelo
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memburu Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah (Sekda
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Sebuah obrolan santai di warung kopi tanpa agenda khusus ternyata melahirkan organisasi sosial yang kini aktif melestarikan a
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh pemerintah daerah di Indonesia menjadikan pelestarian lingkungan sebagai
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan memperkuat sinergi dalam memb
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution memastikan seluruh kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Sumut yan
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmi meluncurkan Berkah APP, aplikasi digital yang dirancang untuk m
PEMERINTAHAN
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan kerugian negara dalam p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, didug
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPR RI, Puan Maharani, mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan intimidasi yang dialami dr. Eliza Princi
NASIONAL