BREAKING NEWS
Jumat, 13 Maret 2026

16 BEM dan Organisasi Kepemudaan Ajukan Tuntutan Tegas ke DPR, Ini Daftar Lengkapnya

Raman Krisna - Rabu, 03 September 2025 21:02 WIB
16 BEM dan Organisasi Kepemudaan Ajukan Tuntutan Tegas ke DPR, Ini Daftar Lengkapnya
16 BEM dan organisasi kemasyarakatan serta kepemudaan di Indonesia menyampaikan serangkaian tuntutan penting kepada pimpinan DPR hari ini, Rabu (03/09/2025). (foto: sufmi_dasco/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Sebanyak 16 badan eksekutif mahasiswa (BEM) dan organisasi kemasyarakatan serta kepemudaan di Indonesia menyampaikan serangkaian tuntutan penting kepada pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hari ini, Rabu (03/09/2025).

Mereka menginginkan tindak lanjut konkret atas berbagai isu yang tengah menjadi sorotan publik, termasuk investigasi kerusuhan demonstrasi, supremasi sipil, serta reformasi berbagai regulasi strategis.

Aspirasi ini disampaikan langsung kepada tiga pimpinan DPR yang hadir, yakni Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, dan Cucun Ahmad Syamsurijal.

Delegasi berasal dari berbagai universitas ternama dan organisasi mahasiswa, mulai dari BEM Universitas Indonesia, BEM Trisakti, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), hingga Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Dalam pertemuan yang berlangsung di gedung DPR tersebut, Dasco mengakui telah menerima aspirasi tersebut dengan serius.

"Saya didampingi oleh Wakil Ketua DPR, Saan Mustopa dan Cucun. Kami diberitahu bahwa adik-adik sekalian datang untuk menyampaikan aspirasi," ujar Dasco.

Tuntutan Utama Mahasiswa dan Organisasi Kepemudaan

1. Pembentukan Tim Investigasi Independen

Banyak organisasi seperti BEM UI, BEM Trisakti, GMKI, dan GMNI menuntut pembentukan tim investigasi independen dan transparan untuk mengusut tuntas kerusuhan yang terjadi selama aksi demonstrasi akhir Agustus.

Mereka juga meminta tim ini melibatkan masyarakat sipil agar proses pengusutan lebih kredibel.

2. Penegakan Supremasi Sipil dan Demokrasi

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru