Ade Armando dan Abu Janda Buka Suara Usai Dilaporkan soal Video Jusuf Kalla
JAKARTA Pengamat politik Ade Armando dan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda merespons laporan terhadap keduanya ke Polda M
POLITIK
JAKARTA - Aksi unjuk rasa mahasiswa yang digelar di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2025), masih berlangsung hingga sore hari.
Massa aksi yang didominasi oleh mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta ini mengusung tuntutan 17+8 dan menuntut respons konkret dari anggota dewan.
Pantauan pada pukul 16.45 WIB, aksi mahasiswa berdampak langsung terhadap lalu lintas di Jalan Gatot Subroto arah Slipi, terutama di titik depan kompleks parlemen. Arus kendaraan mengalami antrean panjang karena penyempitan jalan.
"Jalan hanya dibuka satu lajur di titik aksi. Ini membuat kendaraan, terutama mobil, mengular hingga ke simpang dekat Semanggi," demikian laporan dari lokasi.
Massa aksi masih terlihat memenuhi sisi jalan sambil berorasi dan mengangkat poster-poster tuntutan. Mereka berdiri tepat di depan gerbang utama DPR RI, menyuarakan kritik dan ajakan perubahan terhadap kebijakan-kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.
Sebelumnya, massa mulai berdatangan sekitar pukul 14.30 WIB, membawa spanduk dan poster bertuliskan berbagai slogan. Aksi kali ini disebut sebagai kelanjutan dari gelombang protes mahasiswa yang sebelumnya sudah bergema di berbagai kota di Indonesia.
Apa Itu Tuntutan 17+8?
Tuntutan 17+8 adalah gabungan dari 17 poin utama tuntutan mahasiswa dan 8 poin tambahan, yang mencakup isu kesejahteraan rakyat, reformasi pendidikan, lingkungan hidup, HAM, hingga penolakan terhadap berbagai kebijakan kontroversial pemerintahan saat ini. Meski belum seluruhnya direspons, mahasiswa menegaskan aksi akan terus berlanjut hingga ada keputusan konkret dari DPR RI.
Dampak Lalu Lintas
Akibat aksi ini:
Jalan Gatot Subroto arah Slipi mengalami penyempitan.
Lalu lintas padat merayap dari arah Semanggi hingga depan DPR.
Pengendara disarankan mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.
Respons DPR dan Aparat
Hingga berita ini diturunkan, belum ada perwakilan DPR RI yang turun langsung menemui massa. Sementara itu, aparat kepolisian terlihat berjaga di sekitar area dengan pengamanan ketat, namun aksi berjalan kondusif dan damai.*
(j006)
JAKARTA Pengamat politik Ade Armando dan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda merespons laporan terhadap keduanya ke Polda M
POLITIK
MEDAN Program Gebyar Pajak Sumatera Utara 2026 mulai menunjukkan dampak positif terhadap penerimaan daerah. Pendapatan dari pajak kendar
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyambut kehadiran Rumah Sakit Awal Bros yang akan beroperasi di kota tersebut. Kehadiran fasilitas kesehat
KESEHATAN
BINJAI Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Langkat, Abdul Rasyidin Pane, menggelar acara syukuran bertambahnya usia di kediamannya di Kota
POLITIK
BATU BARA Kesabaran masyarakat Kabupaten Batu Bara tampaknya sudah di ujung batas. Kinerja Dinas Koperasi dan Perdagangan (Koperindag) d
EKONOMI
TARAKAN PT Pertamina EP melalui Tarakan Field menggelar sosialisasi dan edukasi penanggulangan kebakaran bagi masyarakat di Kota Tarakan
NASIONAL
MEDAN Kelompok Tani Plasma Tunas Malela Simalungun Jaya menggugat Bupati Simalungun ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan terkait p
HUKUM DAN KRIMINAL
MIMIKA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti minimnya penerangan di ruang kelas saat meninjau Sentra Pendidikan di Kabupaten Mim
NASIONAL
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan UndangUndang tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menj
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI, Jusuf Kalla (JK), menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah tokoh agama serta pelaku sejar
NASIONAL