150 Rumah Rusak akibat Puting Beliung di Medan Johor, Brimob Siapkan 400 Porsi Makanan
MEDAN Jumlah rumah warga yang terdampak angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, bertambah dari 120 menjadi 150 rumah.
PERISTIWA
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya mengklarifikasi dan meminta maaf atas pernyataan kontroversialnya yang menyebut bahwa tuntutan 17+8 hanya berasal dari "sebagian kecil rakyat". Ia mengaku kaget dengan respons negatif yang datang dari berbagai kalangan setelah pernyataan tersebut disampaikan usai pelantikannya pada Senin, 8 September 2025, di Istana Negara.
"Kaget juga. Tapi kan ini proses edukasi ke publik. Ya nggak apa-apa. Saya juga sama. Kalau saya salah, saya perbaiki," ujar Purbaya kepada awak media di Istana Negara, Selasa (9/9/2025).
Klarifikasi: Bukan Maksud Remehkan Aspirasi Publik
Purbaya menyatakan bahwa ucapannya tidak dimaksudkan untuk meremehkan aspirasi rakyat yang tergabung dalam gerakan 17+8, yang belakangan ini melibatkan gelombang demonstrasi besar-besaran di berbagai daerah.
"Maksud saya bukan sebagian kecil dalam arti jumlah, karena kalau sudah sampai turun ke jalan, itu artinya sudah dirasakan oleh banyak orang. Saya koreksi, dan saya minta maaf," jelasnya.
Fokus ke Ekonomi, Targetkan Pertumbuhan hingga 7 Persen
Sebagai bagian dari strategi merespons tuntutan masyarakat, Purbaya menegaskan akan fokus pada pemulihan ekonomi nasional agar lapangan kerja semakin terbuka dan kesejahteraan rakyat meningkat.
"Itu yang kita kejar ke depan. Jadi itu maksudnya saya kemarin. Kalau salah ngomong, saya minta maaf. Solusinya adalah ekonomi harus tumbuh supaya rakyat punya kerja dan nggak harus turun ke jalan," ujarnya.
Sebelumnya, Purbaya juga menyampaikan target pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen sebagai bagian dari arah kebijakan fiskal yang lebih agresif pasca-reshuffle kabinet.
Latar Belakang: Tuntutan 17+8
Tuntutan 17+8 merupakan gerakan sosial yang membawa 17 tuntutan jangka pendek dan 8 tuntutan jangka panjang, yang mayoritas berfokus pada isu transparansi anggaran, reformasi lembaga negara, hingga pengesahan RUU strategis seperti Perampasan Aset. Gerakan ini didukung mahasiswa, aktivis, dan kelompok masyarakat sipil lainnya.*
(kp/j006)
MEDAN Jumlah rumah warga yang terdampak angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, bertambah dari 120 menjadi 150 rumah.
PERISTIWA
JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengungkap adanya pemblokiran dana uang muka atau down payment (DP) penyelenggaraan ibadah
NASIONAL
JAKARTA Vivo memperkenalkan smartphone 5G kelas menengah terbarunya, Vivo Y31T 5G, di pasar India. Ponsel ini membawa sejumlah fitur yan
SAINS DAN TEKNOLOGI
BANDA ACEH Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh mengamankan seorang pria berinisial NPA, 34 tahun, yang diduga terli
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong budaya menabung dan literasi keuangan ditanamkan sejak usia dini. Keb
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat yang tergolong mampu secara ekonomi tidak memb
EKONOMI
JAKARTA Tim kuasa hukum politikus Roy Suryo menilai pengajuan praperadilan secara berulang tidak melanggar hukum. Pernyataan itu disampa
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan ke81 Tahun 2026 memperebutkan Piala Dandim 0208/Asahan memasuki babak final di Stadion Mutiara K
OLAHRAGA
JAKARTA Gempa susulan masih terjadi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa utama bermagnitudo 7,7 mengguncang wilay
PERISTIWA
BATU BARA Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batu Bara membongkar aktivitas galian C berupa tanah pasir yang diduga tidak menga
HUKUM DAN KRIMINAL